Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hari Keluarga Nasional

Wapres: Stunting di Indonesia Tahun 2024 Harus Turun 14%

Lamongan (beritajatim.com) – Secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Bupati Yuhronur Efendi (YES) bersama Ibu Anis Kartika Yuhronur Efendi, dan Wakil Bupati Abdul Rouf, serta Ibu Narti Abdul Rouf, menghadiri acara puncak pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 pada Selasa, (29/6/2021).

Acara Peringatan Harganas ke-28 yang digelar ini mengusung tema ‘Keluarga Keren Cegah Stunting’. Hal tersebut sesuai dengan target yang diberikan Presiden dan Wakil Presiden untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024. Tak hanya itu, Pemerintah juga melaunching vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12 sampai 18 tahun.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menuturkan, bahwa keluarga memiliki peran signifikan dalam mencegah penanggulangan stunting. “Satu dari empat balita di Indonesia mengalami stunting, data dari Kementerian Kesehatan tahun 2019 prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,76 persen. Target penurunan stunting Indonesia adalah 14 persen pada tahun 2024, dan keluarga memiliki peran penting,” tutur Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut, bahwa pelayanan gizi dan kesehatan untuk anak, ibu hamil, dan ibu menyusui tetap terlaksana meski di masa pandemi. Pemerintah menyambut baik dengan dimulainya program vaksinasi untuk bumil, busui, dan anak usia 12 sampai 18 tahun yang masuk dalam kategori rentan. Hal tersebut didukung dengan pemberian rekom IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) pada vaksin produksi PT Biofarma agar diberikan pada anak usia 12 sampai 18 tahun, yang mana saat ini angka penderita covid anak di Indonesia dianggap cukup tinggi, yakni 30 persen.

Sementara itu, Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) juga telah memberikan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi pada ibu hamil dengan resiko tinggi usia di atas 35 tahun yang memiliki BMI (Body Mass Indeks/Indeks Masa Tubuh) di atas 40 dengan komorbid diabetes dan hipertensi serta tenaga kesehatan yang hamil walaupun masih menunggu rekom dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Sedangkan, bumil dengan resiko rendah dapat memilih sendiri melaksanakan vaksinasi dengan pengawasan dokter sebelum dan sesudah vaksinasi. “Jangan putus asa, kita bisa melewati masa pandemi ini dengan menyatukan hati dan bekerjasama untuk menumbuhkan semangat baru yang dimulai dari keluarga, oleh keluarga, dan untuk keluarga,” pungkas Ma’ruf Amin.

Dilaporkan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, pada peringatan hari puncak Harganas ke-28 ini dilaksanakan vaksinasi pada 4 titik, yakni Kota Bogor, Kabupaten Sumedang, Makassar, dan Pangkal Pinang. “Hari ini juga dilaunching vaksin anak usia 12-18 tahun. Untuk ibu hamil masih dalam kajian untuk secepatnya dilakukan, untuk ibu nifas sudah bisa dilakukan,” kata Hasto Wardoyo.

Usai mengikuti acara tersebut, Bupati YES mengatakan dirinya menyambut baik arahan Wapres terkait stunting dan peluncuran vaksin untuk anak dan ibu hamil. Bahkan Bupati YES mengungkapkan, Kabupaten Lamongan sudah melampaui penurunan angka stunting sebagaimana yang disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Stunting ini sebenarnya sudah menjadi program keseluruhan di rencana kerja Pemerintah Daerah, namun demikian sudah disampaikan Pak Wapres bahwa tahun 2024 sudah harus 14 persen, Alhamdulillah di Lamongan sudah melampaui. Untuk vaksinasi ini satu hal yang baru bahwa selama ini kita belum mengenal vaksin untuk anak, dan pada hari ini tadi sudah dilaunching vaksin untuk anak dan ibu hamil,” pungkas Bupati YES. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati