Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Wanita Tua di Tuban Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Sungai, Begini Kronologinya

Sesosok mayat perempuan tua yang ditemukan bersimbah darah di pinggir sungai Desa Jlodro, Kec Kenduruan, Tuban.

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan wilayah Perbatasan Jatim-Jateng Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya seorang perempuan tua yang ditemukan dalam kondisi sudah dalam keadaan terwas bersimbah darah tergeletak di pinggir sungai desa setempat, Jumat (23/9/2022).

Perempuan korban pembunuhan itu diketahui bernama Tuminah (60), seorang petani yang juga warga Dusun Krajan, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. Korban dibunuh dengan cara dibacok oleh tetangganya sendiri yang diketahui bernama Giman (69) setelah sempat adu mulut.

Kejadian pembunuhan seorang wanita tua itu berawal saat korban hendak ke sawahnya dengan berjalan kaki melewati jalan setapak yang ada di pinggir sungai Desa Jlodro tersebut. Pada saat bertemu dengan korban itu, pelaku yang saat itu menyimpan rasa emosi menanyai korban terkait dengan alasan korban yang telah mencabuti pembatas tanah yang ada di sawah pelaku itu.


“Awalnya korban itu telah mencabuti patok batas tanah di sawah milik pelaku. Pada saat bertemu di jalan tersebut pelaku langsung bertanya kepada korban mengenai perbuatan korban itu,” terang IPTU Agus Tri Wahyudi, Kapolsek Kenduruan, Polres Tuban.

Petugas dari Polsek Kenduruan, Polres Tuban saat memasang garis polisi guna proses olah TKP pembunuhan seorang wanita tuban yang dibacok tetangganya sendiri.

Pada saat ditanya oleh pelaku itu, korban Tuminah itu memberikan jawaban yang justru menyingung perasaan Giman. Sehingga pelaku yang sudah membawa senjata tajam berupa bendo atau sabit tersebut dan sudah tersulut emosinya langsung membacok wanita tua tersebut dengan senjata tajam itu.

Akibat sabetan senjata tajam berupa bendo sebanyak tiga kali korban mengalami luka yang sangat serius pada bagian kepalanya hingga sampai leher. Kemudian pelaku masih membacok pada tubuh korban sebanyak dua kali hingga mengakibatkan perempuan tua tersebut langsung tersungkur bersimbah darah di jalan setapak penggir sungai itu.

“Karena sempat terjadi cek cok mulut itu kemudian pelaku membacok korban sebanyak tiga kali. Sehingga korban meninggal dunia di lokasi pinggir sungai itu,” sambung Kapolsek Kenduruan itu.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kenduruan yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan melakukan evakuasi terhadap mayat korban pembunuhan itu. Selanjutnya jenazah perempuan korban pembunuhan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum dan otopsi guna proses lebih lanjut.

“Untuk pelaku setelah membacok korban langsung menyerahkan diri ke Polsek dengan diantarkan oleh anaknya dan juga pihak desa. Saat ini pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.[mut/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar