Peristiwa

Wanita Ini Saksikan Ibunya Meregang Nyawa Tersengat Arus Listrik

Korban Linda Ariyani saat berada di Puskesmas. [Foto: Yusuf/beritajatim]

Jombang (beritajatim.com) – Lisa Muriyani (24) langsung bergegas ke ruang tamu rumah kontrakan ketika mendengar ibunya menjerit minta pertolongan. Saat di ruang tamu dia melihat sang ibu, Linda Ariani (46), sudah tergeletak di atas lantai.

Lisa berusaha menolong. Namun ketika memegang tubuh sang ibu, dia kaget bukan kepalang. Karena Lisa merasakan sengatan arus listrik di tubuh yang tergeletak itu. Tentu saja, wanita kelahiran 4 Juli 1995 ini menyadari bahwa orang tuanya sedang kesetrum.

Lisa kemudian bergegas mematikan meteran listrik guna menyelamatkan ibunya. Dia juga beteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Setelah listrik padam, warga melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke kantor polisi. Korban lantas dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Petaka sore hari itu terjadi di rumah kontrakan yang ditinggali Linda Ariani di Dusun Manisrenggo, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, Selasa (10/9/2019). “Korban meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas,” ujar Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Darmadji.

Polisi sedang melakukan olah TKP di rumah kontrakan korban. [Foto: Yusuf/beritajatim]
Atas kejadian itu, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Dari situ diketahui bahwa sebelum kejadian, korban memang sedang menyeterika baju di ruang tamu rumah kontrakannya.

“Selesai menyetrika, korban mencabut colokan yang menancap di stop kontak. Diduga, saat mencabut colokan itulah korban tersengat arus listrik. Kejadiaannya sekitar pukul 16.00 WIB. Jadi korban meninggal murni karena kecelakaan,” ujarnya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan sejumlah barang bukti di lokasi. Diantaranya, satu unit setrika warna hitam, stop kontak warna putih yang pecah berikut kabel warna biru putih sepanjang tiga meter. “Sekali lagi, korban meninggal karena kesetrum,” kata Darmadji menegaskan. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar