Peristiwa

Wanita Hamil Dievakuasi dari Lokasi Banjir

Relawan BPBD Jombang mengevakusi sejumlah warga di Dusun Beluk Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Rabu (5/2/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Relawan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang evakuasi sejumlah warga yang terdampak banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Rabu (5/2/2020). Itu karena banjir yang menggenangi dusun tersebut belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Salah satu warga yang dievakuasi adalah seorang perempuan yang hamil tujuh bulan. Dengan membawa perahu karet, sejumlah relawan menjemput wanita itu di rumahnya. Wanita tersebut kemudian dinaikkan ke perahu untuk dibawa ke rumah kerabatnya. “Saya hamil tujuh bulan. Ini mau ke rumah saudara,” kata wanita yang mengenakan daster tersebut.

Kepala Dusun Beluk Sustiyo Budiyanto mengatakan, banjir yang menerjang pemukiman di wilayahnya mulai Minggu (2/2/2020). Namun hingga Rabu (5/2/2020) air bah belum juga surut. Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa. Banjir tersebut dipicu oleh meluapnya Sungai Avur Watudakon.

“Di Dusun Beluk terdapat sekitar 150 rumah. Dari jumlah itu, ada 170 KK (kepala keluarga) terdapak. Kami sudah menyiapkan tiga posko untuk melayani warga. Yakni, posko bencana di rumah saya, kemudian di kantor Dusun Beluk dan di kantor Desa Jombok,” ungkapnya.

Sementara itu, data dari BPBD Jombang, selain menerjang Dusun Beluk, banjir juga menggenangi pemukiman warga di Dusun Kedondong Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben. Dari data itu diketahui, sebanyak 445 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di dua dusun tersebut. Rinciannya, 285 KK di Dusun Beluk dan 160 KK di Dusun Kendondong. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar