Peristiwa

Wanita Berpakaian Minim di Tempat Karaoke Diperiksa

Wanita pemandu lagu di salah satu THM di Ponorogo diperiksa oleh petugas Polres Ponorogo. [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Polres Ponorogo menggelar razia di tempat hiburan malam (THM) atau tempat karaoke, Senin (16/12/2019) malam hingga Selasa (17/12/2019) dini hari. Petugas melakukan razia barang-barang yang dibawa pengunjung maupun yang dibawa oleh wanita pemandu lagu.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut operasi aman semeru 2019. Kali ini kami menyasar THM yang ada di Ponorogo,” kata Kasat Narkoba Polres Ponorogo Iptu Eko Murbianto, Selasa pagi.

Setelah merazia barang bawaan, perempuan berpakaian minim ini tak luput dari tes narkoba. Satu per satu berjalan sambil menutup wajah, karena malu tersorot oleh kamera awak media. Urine mereka diambil sampelnya untuk dicek. Begitu pula juga berlaku pada para pengunjung yang rata-rata laki-laki.

“Alhamdulillah razia kali ini pengunjung maupun wanita pemandu lagu hasilnya nihil. Mereka tidak positif narkoba,” katanya.

Eko menyebut razia yang digelar ini baru menyasar 2 THM yang ada di bumi reyog. Ada sekitar 40 orang, baik itu pengunjung laki-laki maupun wanita pemandu lagu yang dilakukan tes urine. Razia serupa, kata Eko, akan rutin digelar selama operasi Aman Semeru 2019 ini.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menasehati pemilik THM, jangan sampai masuk dalam lingkaran narkoba. Karena efeknya bisa fatal, selain bisa berujung kematian bagi pengguna juga bisa dipidanakan. “Harapannya mudah-mudahan dalam natal dan tahun baru ini bisa terlaksana dengan baik, tidak ada kejadian yang menonjol,” pungkasnya.

Operasi Aman Semeru 2019 ini digelar dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Selain itu juga sebagai penanggulangan kejahatan curat, curas, penyalahgunaan narkoba, senpi, sajam, curanmor, premanisme, prostitusi, miras ilegal, kejahatan jalanan dan terorisme yang meresahkan masyarakat di wilayah Jawa Timur. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar