Peristiwa

Wali Kota Sutiaji Sayangkan Aksi Perundungan Siswa SMP di Kota Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji (Songkok Hitam) saat di SMPN 16 Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang Sutiaji menyayangkan tindakan perundungan atau bullying terhadap MS siswa SMPN 16 Kota Malang oleh ketujuh rekannya di lingkungan sekolah. Dia menyalahkan pihak sekolah atas peristiwa tersebut.

Apalagi MS harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit akibat luka lebam yang dia derita. Luka lebam itu ada dibagian jari tengah, tangan, dan punggung. Bahkan jari tengah sebelah kanan milik MS sempat diberi opsi amputasi oleh tim medis rumah sakit.

“Pihak-pihak terkait dari kepala sekolah dan para wakaseknya, konselor, guru agama saya kumpulkan saya mintai informasi secara rinci yang telah dilakukan. Bagaimanapun saya tetap menyalahkan sekolah karena ini kejadiannya di sekolah,” kata Sutiaji, Senin, (3/2/2020).

Sutiaji mengatakan, peristiwa terakhir yang dilaporkan oleh orangtua MS diduga dilakukan di Masjid Sekolahan usai para siswa menunaikan ibadah salat. Namun, selain tindakan dugaan kekerasan di Masjid, MS juga pernah mendapatkan tindakan perundungan di kelas pada bagian kemaluannya.

“Waktu di kelas katanya juga pernah dipakek main motor-motoranan, starter-stateran, karena ingin melindungi barangnya (kemaluan) sehingga tangan ini terkena benturan,” ucap Sutiaji.

Selain itu, Sutiaji meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang memberikan pendampingan psikologis kepada korban maupun pendampingan hukum bagi anak-anak yang diduga melakukan bullying karena mereka masih di usia sekolah.

“Saya juga telah menginstruksikan Kepala Sekolah untuk segera mengumpulkan wali murid dalam rangka memberikan pembinaan secara intensif agar anak-anak tidak guyon yang kebablasan seperti kali ini,” tandas Sutiaji. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar