Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Wali Kota Optimis Pramuka Kota Mojokerto Mampu Sumbang Generasi Emas Nasional 2045

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyematkan lencana Pramuka Garuda golongan Penggalang dan Penegak di Lapangan SMPN 4 Kota Mojokerto, Minggu (5/12/2021)

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyematkan lencana Pramuka Garuda golongan Penggalang dan Penegak di Lapangan SMPN 4 Kota Mojokerto, Minggu (5/12/2021). Wali Kota optimis Pramuka Kota Mojokerto mampu sumbang Generasi Emas Nasional 2045.

Kegiatan ini merupakan puncak sekaligus penutupan Perkemahan Peningkatan Kapasitas Pramuka Garuda yang digelar sejak, Sabtu (4/12/2021) kemarin. Kegiatan diikuti ratusan peserta dari calon Pramuka Penggalang dan Penegak Garuda serta peserta Pendukung dari Gudep Pramuka tingkat SD/MI, SMP/Mts dan SMA/SMK/MA Negeri maupun swasta se-Kota Mojokerto.

Perkemahan dalam rangka seleksi calon Pramuka Garuda Tingkat Cabang ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Yakni dengan mewajibkan seluruh peserta melaksanakan rapid test di Puskesmas masing-masing pada hari Jumat (3/12/2021) serta menggunakan tenda personal.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, kegiatan tersebut kali pertama digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Sehingga kegiatan pramuka new normal life tersebut, lanjut Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mojokerto, layak diapresiasi meskipun tetap wajib menerapkan prokes ketat.

“Kita berharap ada output yang dicapai dalam kegiatan ini. Karena kedepan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan memiliki daya saing serta kemandirian tidak bisa didapatkan hanya dengan pendidikan formal saja. Terbukti, kegiatan non formal ini mampu menjadi salah satu penyumbang generasi penerus bangsa yang memiliki kecakapan dan juga kemandirian,” ungkapnya.

Sekaligus, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), kegiatan non formal memiliki karakter bangsa yang kuat. Karena peserta diajari berbagai macam ketrampilan, mulai dari kemandirian sekaligus mengerjakan tugas secara berkelompok sehingga mampu menumbuhkan jiwa sosial yang kuat, tolong menolong sekaligus gotong royong.

“Saya optimis jika kegiatan ini dilakukan secara berkala maka di tahun 2045 nanti Kota Mojokerto akan menjadi penyumbang generasi emas sesuai tujuan nasional bangsa,” serunya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mojokerto, Supriyadi Saiful Karima menjelaskan Pramuka Garuda merupakan anggota muda gerakan pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan kepramukaan.

“Anggota Pramuka yang mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya dan memenuhi persyaratan untuk menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwarcab melalui pembina gudepnya untuk mengikuti uji kelayakan agar dapat naik ke tingkat garuda,” jelasnya.

Suami dari Wali Kota Mojokerto ini menyebut, dalam rangka seleksi calon Pramuka Garuda tingkat cabang, maka para calon peserta Pramuka Garuda perlu mengikuti perkemahan peningkatan kapasitas calon Pramuka Garuda tingkat Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mojokerto tahun 2021. Hal tersebut untuk meningkatkan kecakapan para calon dan peserta lainnya.

“Kita menggunakan tiga metode kegiatan, yakni praktek lapangan, diskusi dan bermain peran. Kita akan terus bergerak dan berbakti mencetak generasi muda Kota Mojokerto yang berkualitas dan berkarakter kuat untuk mewujudkan Indonesia Generasi Emas tahun 2045,” tegasny.

Tak hanya itu, untuk mengasah kepekaan sosial, para peserta juga dilibatkan dalam kegiatan bakti sosial (baksos). Kegiatan baksos berupa penyerahan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada yatim piatu, warga sekitar yang tak mampu serta para tukang becak. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar