Peristiwa

Wakapolrestabes Surabaya Sebut Tiga Oknum Polisi Telah Kembalikan Uang Rp 75 Juta

AKBP Hartoyo Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Tiga oknum Polisi Satreskrim Polsek Mulyorejo disebut sudah mengembalikan uang Rp 75 juta hasil pemerasan untuk melepaskan bandar sabu. Pengembalian uang tersebut dilakukan tiga oknum ini dua pekan sebelum penangkapan oleh Provos Polda Jawa Timur, Jumat (12/6/2020).

Pernyataan tersebut disampaikan Waka Polrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo kepada beritajatim.com, Rabu (17/8/2020).

Bahkan hingga hari ini Kamis (18/6/2020), ketiga oknum yakni AR Alias Lento, (38),  FR (43), LR (37) menjalani wajib lapor. AR alias Lentho dan FR Diduga memakai sabu dan terima uang. Sedangkab LR diduga sempat menerima bagi hasil uang yang dikembalikan ke pihak keluarga pelaku yang dilepas.

“Iya karena mereka (dua oknum.red) ini hanya memakai. Soal dugaan kasus pemerasan Rp 75 juta uang itu sudah dikembalikan dua pekan sebelum penangkapan. Dan barang bukti sabu yang dipakai seperti pemberitaan itu tidak benar. Jadi kedua oknum ini mau memancing pelaku, tapi entah kenapa mereka justru memakai sabu tersebut,” sanggahnya.

Lebih lanjut perwira melati dua ini menjelaskan, dalam perkara ini dua pelaku hanya akan dijerat pasal 127 UU penyalahgunaan narkotika. Nantinya saat sidang pidana selesai dua dari tiga oknum ini akan dilakukan Rehabilitasi saja. Sedangkan pasal yang berat akan dikenakan kepada dua oknum dengan ancaman Pemberhentiaan Tidak Hormat (PTH) dari kesatuan Polri.

“Sanksinya nanti PTH karena polisi tahu hukuman akan berat jika melanggar hukum. Sebab sebagai penegak hukum mestinya tak melanggar hukum. Tapi sidang kode etik menunggu proses persidangan pidananya selesai,” tegas mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

Foto: ilustrasi

Perlu diketahui, seperti diberitakan sebelumnya, Polrestabes Surabaya mengembangkan dan mendalami kasus dugaan suap terhadap oknum anggota polisi dari Polsek Mulyorejo. Merekan diduga melakukan pemerasan dan atau menerima suap senilai Rp 75 juta untuk pelepasan seorang bandar narkoba jenis sabu berinisial HYM.

Usai mengamankan dua oknum anggota polisi dan satu warga sipil, informasinya Provos Polda Jawa Timur kembali mengamankan seorang anggota Polsek Mulyorejo. Ketiga oknum tersebut bertugas di unit yang sama yakni tim penanganan perkara. Mereka adalah AR, FR dan LR. Sedangkan seorang warga sipil, yakni LAR (25).

Kapolsek Mulyorejo membenarkan informasi tersebut. “Semua sudah diperiksa di Mapolda Jatim dan juga sudah diserahkan ke Polrestabes. Ketiga oknum ini sudah ditindaklanjuti secara profesional dan silahkan konfirmasi lebih detail ke Polrestabes saja,” jelas Kompol Enny, Kapolsek Mulyorejo saat dihubungi beritajatim.com, Rabu (17/6/2020).(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar