Peristiwa

Wahid Terpaksa Hutang Majikan Rp 6 Juta Untuk Bangun Rumah Akibat Gempa

Malang (beritajatim.com) – Tembok rumah Wahid (48) di bagian dalam, teras dan ruang depan jebol usai diterjang gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo pada Sabtu (20/4/2021) lalu.

Ditemui beritajatim.com Jumat (16/4/2021) siang, Wahid yang tinggal di RT 5 Kampung Warak Dusun Krajan, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, sedang merangkai besi beton untuk merehab rumahnya yang rusak akibat gempa.

Hingga hari ke 7 pasca gempa bumi, Wahid mengaku baru menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng saja. “Dapat bantuan beras dan minyak goreng, sembako. Kalau bantuan berupa uang belum ada. Bantuan material bangunan juga tidak ada,” ungkap Wahid.

Karena lama menunggu, kondisi rumah yang roboh ditambah hujan turun, mengakibatkan perabotan dalam rumah justru rusak. Wahid pun terpaksa berhutang pada majikannya sebagai pelayan toko. “Saya dapat pinjaman uang dari majikan di toko. Saya pinjam Rp 6 Juta. Uangnya saya buat beli semen, pasir, besi dan batu bata. Agar rumah bisa kembali ditempati, kita bangun seadanya dulu,” papar Wahid.

Sambil menunggu tukang, lanjut Wahid, dirinya berhara bantuan dari pemerintah bisa segera terealisasi. “Ya kami berharap bantuan bisa segera terima. Bisa untuk bantu bayar tukang, beli material. Karena ini sudah seminggu kondisi rumah tidak bisa dibenahi,” pungkasnya. (yog/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar