Peristiwa

Wabup, Kapolres, dan Dandim Sumenep ‘Evakuasi Korban Banjir’

Wabup, Kapolres, dan Dandim Sumenep 'Evakuasi Korban Banjir', Selasa (7/1/2020)

Sumenep (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sumenep,.Achmad Fauzi bersama Kapolres AKBP Deddt supriadi, Dandim 0827 Letkol Infanteri Ato Sudiatma, dan personel BPBD Sumenep terlihat sibuk melakukan evakuasi ‘para korban banjir’ menggunakan perahu karet di Sungai Kebonagung, Sumenep.

Namun itu bukan korban banjir sesungguhnya, melainkan hanya bagian dari ‘scene’ simulasi tanggap bencana banjir yang digelar Selasa (07/01/2010).
“Curah hujan dalam bulan-bulan ini cukup tinggi. Karena itu, perlu antisipasi dan kesiapsiagaan petugas, apabila terjadi musibah banjir,” kata Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi.
Menurutnya, simulasi tanggap bencana itu sangat perlu dilaksanakan hingga berulang-ulang, sehingga petugas bisa memahami apa yang harus dilakukan apabila terjadi banjir di Sumenep.
“Masyarakat kan masih banyak yang belum paham, saat terjadi bencana, apa yang harus dilakukan. Karena itu petugasnya yang harus lebih siap dan selalu siaga. Terutama saat sore hingga tengah malam, karena intensitas hujan di jam-jam itu cukup tinggi,” papar Fauzi.
Simulasi tanggap bencana tersebut terdiri dari beberapa ‘scene’. Diawali dengan informasi dari BMKG bahwa¬†curah hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir di Sungai Kebonagung.
Dalam simulasi itu juga digambarkan korban banjir 20 orang. Mereka semua dalam kondisi panik karena air sungai meluap dan membanjiri rumah penduduk. Bahkan 4 orang diantaranya tenggelam dan terseret banjir hingga tak sadarkan diri.
“Dengan simulasi seperti ini, diharapkan para personel semakin terlatih dan memahami apa yang harus dilakukan untuk menolong para korban banjir,” ucap Fauzi.
Simulasi tanggap bencana tersebut melibatkan 150 personel gabungan terdiri dari anggota Polresz Kodim 0827, BPBD, serta instansi terkait lainnya. (tem/ted)




Apa Reaksi Anda?

Komentar