Pendidikan & Kesehatan, Peristiwa

Viral Obrolan Warga Jatim Ingin Daftar Sukarelawan Pembuatan Vaksin Corona

Gambar tangkap layar yang beredar di sejumlah grup bahwa seseorang ingin jadi relawan dan mendaftarkan diri melalui system Tim Covid-19 di WhatApp.

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak kabar gembira terkait perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia termasuk Jawa Timur. Selain kabar bahwa pemerintah sudah menyiapkan Rumah Sakit khusus untuk pasien corona, pemerintah juga berjuang untuk membuat vaksin virus yang diberi nama Covid-19 ini. Dan sekarang, beredar seseorang mencoba untuk menjadi sukarelawan guna membantu pemerintah.

Sukarelawan ini akan membantu proses pembuatan vaksin akan virus yang memperoleh status pandemik oleh organisasi kesehatan dunia ini. Namun sayangnya, system tim Covid-19 di WhatApp tak memberikan respons yang diharapkan oleh pengaju. Menurut catatan beritajatim.com di empat grup WhatApp, seseorang membagikan obrolan chat antara pendaftar sukarelawan dan system.

Tidak hanya sekali. Ajuan sukarelawan, dikirim hingga dua kali ke web resmi pemerintah covid19.go.id. “Boleh saya jadi sukarelawan tuk uji coba penyakit corona,” tanya calon sukarelawan.

Namun, web yang kemungkinan dimainkan mesin hanya menjawab ulang 11 lokasi pengecekan virus corona yang ada di Jawa Timur.

Karena dibagikan melalui grup WhatApp, sejumlah penghuni pun mencoba bertanya bagaimana cara dan tugasnya apa saja jika menjadi relawan Corona ini. Sayangnya tak ada yang mengetahui apa tugas relawan corona dan bagaimana cara menjadi relawan tersebut. Sehingga obrolan ini pun menjadi perhatian dan kritikan ke pemerintah supaya memberikan tim khusus yang membantu perekrutan sukarelawan.

Faisal, salah satu penghuni grup mengaku jika dirinya penasaran akan sukarelawan corona di Indonesia. Rasa penasaran itu ia coba sampaikan ke grup dan bertanya apa saja tugas relawan ini.

“Saya penasaran dan pengen tahu apa tugas relawan corona ini. Kalau soal mengajukan jadi relawan saya gak bisa jawab. Tapi alangkah pentingnya jika pemerintah membutuhkan relawan maka perlu adanya wadah tersendiri untuk para relawan ini,” katanya saat dihubungi beritajatim.com.

Sementara itu beritajatim.com masih mencoba menghubungi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menanggapi persoalan wadah para relawan ini. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar