Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Viral! Jalan Berlumpur, Warga Rapahombo Jombang Ditandu Pakai Sarung ke Rumah Sakit

Warga Dusun Rapahombo mengantar tetangganya yang sakit menggunakan tandu terbuat dari sarung. [foto/tangkapan layar]

Jombang (beritajatim.com) – Sebuah video yang berisi rekaman orang sakit ditandu pakai sarung viral di sejumlah media sosial. Video tersebut menampilkan rombongan orang desa yang sedang mengantar seseorang ke rumah sakit.

Namun karena jalan yang dilalui berlumpur, rombongan pengantar orang sakit itu jalan kaki. Sedangkan yang sakit digotong menggunakan tandu darurat. Yakni, sebatang kayu yang dipikul dua orang. Di tengah batang kayu tersebut terdapat tiga sarung yang ditata berjajar.

Nah, di dalam sarung itulah berisi orang sakit. Dia terayun-ayun seriring penggotong yang berjalan naik turun di jalanan berlumpur. Nampak dari rombongan itu berhenti, kemudian membukan jeriken berisi air. Air itu ia guyurkan ke tenggorokannya untuk mengusir rasa haus. Perjalanan kemudian dilanjtkan lagi dengan jalan kaki.

Perjalanan membawa orang sakit dengan tandu darurat itu menempuh jarak 8 kilometer. Jaraknya tempuhnya dua jam. Setelah berada di jalan umum yang lebih layak, orang yang sakit tersebut dipindahkan ke mobil siaga desa. Lalu dibawa ke RSI (Rumah Sakit Islam) Jombang.

Mustain, salah satu pengantar membenarkan bahwa video yang beredar itu adalah warga Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur. Orang yang ditandu bernama Sigun (62), yang tak lain mertua dari Mustain.

Menurut Mustain, sudah satu minggu ini mertuanya sakit akibat infeksi saluran kencing. Semakin hari, sakitnya Sigun tak kunjung membaik. Keluarga akhirnya sepakat membawa Sigun ke rumah sakit. Hanya saja, untuk membawa Sigun ke rumah sakit bukan perkara mudah.

Karena musim hujan seperti ini, jalan desa menuju kecamatan lain tidak bisa dilewati karena berlumpur. “Akhirnya kita bawa ke luar desa menggunakan tandu darurat. Yakni sebatang kayu yang tengahnya digantung tiga lembar sarung. Mertua saya ditandu pakai itu,” kata Mustain ketika dihubungi beritajatim.com, Selasa (29/3/2022).

Dari Dusun Rapahombo, rombongan melewati wilayah Nganjuk. Dua jam berselang, mereka sampai di Dusun Sendang Gogor, Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, Nganjuk. Dari situ, Sigun dipindahkan ke mobil siaga desa. “Kami berangkat dari rumah pukul 06.00 WIB, sampai di Dusun Sendang Gogor sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Mustain.

Perjalanan melewati wilayah Nganjuk lebih cepat dibanding melewati wilayah Jombang. “Kalau lewat Jombang bisa dua kali lipat jarak tempuhnya, karena berputar. Saat ini mertua saya sudah menjalani perawatan di RSI Jombang,” kata Mustain. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar