Peristiwa

Video Viral, Penjaga Palang KA di Mojokerto Tendang Pengendara Motor

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua orang penjaga palang pintu kereta api di Mojokerto mendadak viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut terlihat dua orang penjaga perlintasan menendang pengedara sepeda motor saat Kereta Api (KA) akan lewat.

Aksi yang terlihat seperti mendapat respon positif netizen yang melihatnya. Pasalnya, pengendara sepeda motor tersebut hendak menerobos jalur kereta tak berpaling pintu saat kereta hendak lewat. Padahal penjaga palang pintu sudah memberikan isyarat agar berhenti.

Aksi keduanya terekam camera handphone (HP) pengendara di jalur perlintasan kereta api tak berpaling pintu di Dusun Damarsih, Desa Kepuh Anyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (15/5/2019) kemarin.

Salah satu penjaga palang pintu, M Ridwan (26) mengatakan, saat itu antara pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB. “Sirine peringatan kereta sudah berbunyi, dari sisi kanan dan kiri pengendara sudah berhenti,” ungkapnya, Kamis (16/5/2019).

Namun, ada satu pengendara sepeda motor dari arah barat menyerobot hingga tengah rel. Sementara dari arah utara akan melintas kereta api, spontan kedua penjaga palang pintu langsung bereaksi. Satu menarik, sementara satu lagi maju mendorong sepeda motor.

 

“Karena ban depan sepeda motor itu sudah di tengah rel, teman saya menarik, saya maju mendorong sambil saya pukul menggunakan tongkat kena hem. Tak lama melintas kereta api, setelah itu dia minta maaf dan terima kasih,” katanya.

Masih kata Ridwan, aksi tersebut dilakukan spontan bersama temannya, M Eko Adi Gunawan (21). Jika ada yang ambil gambar terkait aksi mereka dan viral, mereka mengaku tidak tahu. Karena ternyata yang mengambil gambar adalah salah satu pengendara.

“Saya tidak tahu kalau ada yang ambil gambar dan masuk media sosial. Aksi itu spontan karena perlintasan ini tidak ada palang pintu, banyak yang menganggap kereta masih jauh sehingga banyak juga yang menyerobot seperti kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, bahkan pernah ada pengendara sepeda motor dengan memakai seragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menyerobot saat kereta akan lewat. Ridwan berharap, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi pengedara lain.

“Semoga kejadian kemarin menjadi pelajaran bagi yang lain. Disini untuk penjagaannya dilakukan oleh sukarelawan, ada tujuh orang yang berganti shift setiap dua hari sekali untuk menjaga perlintasan tak berpalang pintu ini,” jelasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar