Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Usir Jin, Koalisi Rakyat Menggugat Rukyah Pemkab Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Ratusan massa dari Koalisi Rakyat Menggugat mengepung Pemkab Sumenep, Senin (10/01/2022). Aksi lanjutan ini sebagai buntut polemik kasus pemilihan kepala desa (Pilkades) Matanair, Kecamatan Rubaru.

Tidak hanya kaum pria, para peserta aksi bahkan didominasi ibu-ibu. Mereka mengenakan gamis dan kerudung putih. Massa aksi melakukan ‘long march’ menuju Pemkab Sumenep, sambil membaca sholawat Nabi. Massa aksi juga membentangkan spanduk putih panjang bertuliskan ‘Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah mati marwah penegakan hukum di Sumenep’. Massa terus membaca sholawat sepanjang aksi berlangsung. “Kami datang kesini untuk merukyah Pemkab, karena disinyalir disini banyak jin,” kata salah satu orator aksi, Moh. Witri.

Menurutnya, yang tidak taat putusan pengadilan, berarti bukan manusia biasa. Ia menyebutnya sebagai manusia kesurupan jin. “Karena itu, pemkab dan orang-orang di dalamnya perlu dirukyah. Mereka kesurupan jin. Mangkanya tidak mau melaksanakan putusan pengadilan,” tandas Witri.

Tidak sekedar membaca shalawat, massa aksi juga membawa daun bidara dan mengibas- ngibaskannya di sekitaran Pemkab. Daun bidara sering digunakan dalam rukyah karena diyakini sebagai pengusir jin. Massa kemudian duduk bersila dan mulai mengikuti acara rukyah yang dipimpin oleh As’ad.

“Ini aksi kami yang kesekian kalinya. Kami terpaksa melakukan rukyah karena hingga saat ini Pemkab tidak segera melaksanakan putusan pengadilan,” tegas Witri.

Versi pengunjuk rasa, dengan turunnya putusan PTUN menyatakan membatalkan Keputusan Bupati Sumenep Nomor: 188/485/KEP/435.012/2019, tanggal 2 Desember 2019, terkait Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Desa Terpilih Matanair pada Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Sumenep, maka seharusnya Bupati sumenep segera melaksanakan putusan PTUN tersebut.

Pada putusan nomor 79 PK/TUN/2021 poin 4 tertulis, mewajibkan tergugat agar menerbitkan keputusan baru yang isinya berupa mengangkat dan melantik penggugat (Ahmad Rasidi) sebagai kepala Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep periode 2019-2025.(tem/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar