Peristiwa

Usai Libur Lebaran, Pemohon SIM di Gresik Diprediksi Melonjak

Gresik (beritajatim.com)– Usai libur lebaran, pemohon SIM (Surat Izin Mengemudi) di wilayah Kabupaten diprediksi bakal melonjak. Padatnya pemohon SIM itu, menjadi perhatian serius, setelah operasional tutup selama libur lebaran. Berbagai skema dan penegakan protokol kesehatan pun dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk mengantisipasi penumpukan dan lonjakan pemohon SIM ditengah pandemi Covid-19. Layanan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Gresik akan menyiagakan mobil SIM keliling.

“Operasional pelayanan SIM dimulai sejak pukul 8.00 WIB hingga 15.00 WIB. Sebagai antisipasi meminimalisir lonjakan kami menambah loket termasuk memanfaatkan mobil SIM Keliling tentu untuk mempercepat layanan,” ujar Kanit Regident Satlantas Polres Gresik Ipda Yan Harry, Minggu (16/5/2021).

Lonjakan pemohon SIM diperkirakan hingga Rabu (19/5/2021). Hal ini dikarenakan batas waktu perpanjangan bagi pemohon akan habis pada 12 hingga 16 Mei 2021.

Setiap harinya, rata-rata pemohon yang mendatangi Satpas Polres Gresik berkisar 100 orang. Baik untuk keperluan perpanjangan, pengurusan baru SIM untuk roda dua maupun roda empat. “Mengingat masih pandemi, kami akan bekerja maksimal guna mengurangi kerumunan yang ada di Satpas,” kata Yan Harry.

Sementara Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menegaskan pelaksanaan pelayanan akan terus menekankan protokol kesehatan kepada masyarakat. “Semua sarana protokol kesehatan sudah siap sejak pintu masuk. Sehingga wajib bagi pemohon untuk menerapkan 5 M. Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilisasi,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bagi pemohon SIM yang masa berlakunya habis pada 12-16 Mei kemarin. Agar segera mengurus perpanjangan SIM tersebut agar tidak melanggar aturan lalu lintas.

“Jika tidak menggunakan kesempatan masa tenggang hingga 19 Mei nanti, maka diwajibkan untuk mengikuti mekanisme penerbitan SIM baru. Yakni meliputi ujian psikologi, tes tulis hingga praktik kendaraan,” pungkasnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar