Peristiwa

Usai Dump Truk Sasak Rumah, Polisi Razia Gabungan

Gresik (beritajatim.com) – Pasca kendaraan dump truk menyasak rumah warga dan warung yang menyebabkan pasangan suami istri (Pasutri) tewas di Jalan Raya Desa Tebuwung Dukun, Gresik. Polisi menggelar razia gabungan di depan Mapolsek Dukun. Tepatnya, di Jalan Raya Sidobangun, Kecamatan Dukun, Gresik.

Dalam razia dump truk tersebut, polisi juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), serta kepala desa, dan Camat Dukun.

Razia yang berlangsung selama dua jam itu malah menjaring empat kendaraan dump truk yang kepergok petugas sewaktu melintas. Padahal, Jalan Raya Sidobangun Dukun, Gresik merupakan jalan kelas III.

Kasatlantas Polres Gresik, Erika Purwana Putra mengatakan, dirinya langsung memerintahka anggotanya menindak tegas dengan melakukan penilangan.

“Kami langsung tilang,” katanya, Jumat (31/10/2019).

Ia menuturkan, dalam razia kali ini pihaknya sengaja melibatkan kepala desa serta pengusaha angkutan jalan guna mencari solusi. Hal ini dilakukan karena sebagian besar dump truk yang melintas melebihi tonase.

“Tadi kita kumpulkan dan duduk bersama dengan mediasi Kapolsek Dukun sekaligus merumuskan permasalahan serta mencari solusi,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengemudi dump truk nopol B 9422 PYU Yasir Alfariqi (39) asal Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto mengaku hanya bisa pasrah sewaktu kendaraannya ditilang petugas.

“SIM saya dibawa juragan, ini saya lagi telepon,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Moch.Munif (38) pengemudi dump truk nopol W 8087 UP asal Banjar Sugihan/IA Surabaya itu buku KIR uji kendaraannya sudah mati sejak 14 tahun.

“Saya disuruh juragan melewati Jalan Raya Sidobangun Dukun tapi tidak tahunya malah kena tilang,” paparnya.

Kabid Angkutan Dishub Gresik, Rony Soebiyantoro mengatakan sebelum kejadian angkutan darat yang tidak sesuai menabrak rumah di wilayah Dukun Rabu (30/10/2019) lalu. Pihaknya sudah melakukan razia sebelumnya tetapi mereka masih saja membandel.

“Kita razia hari ini ternyata memang benar kamu dapat empat angkutan barang yang mengangkut bahan galian C. Setelah kami melihat dan kami periksa ternyata buku uji KIR-nya sudah kadaluarsa. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar