Peristiwa

Usai Berenang, Bocah SD Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Kenjeran

Dika (10) bocah SD yang tenggelam dan berhasil dievakuasi petugas bersama nelayan di Pantai Kenjeran, Surabaya, Sabtu (13/6/2020). [foto/istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Tanpa pengawasan, lima anak SD (Sekolah Dasar) di Surabaya nekat berenang di bibir Pantai Kenjeran, Sabtu (13/6/2020) sore.

Menurut saki mata yang juga petugas penjaga pintu pompa air, awalnya lima bocah tersebut asyik berenang di tepian. Namun tiba-tiba salah satu dari mereka tenggelam dan terseret arus. Korban adalah Dika (10). Dia ditemukan ditemukan petugas gabungan dan nelayan setempat dalam kondisi tak bernyawa.

“Korban berenang dengan teman-temannya, namun mereka pulang lebih dulu. Setelah teman-temannya pulang korban tak terlihat lagi di lokasi tersebut, lalu salah satu salah satu warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas,” ujar Yanto, warga setempat kepada beritajatim.com.

Sementara korban yang telah ditolong oleh petugas dan nelayan langsung ditangani dengan cepat, tapi apa boleh buat korban telah meninggal. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RS dr Soetomo Surabaya. Dika adalah warga Bulak Cumpat Kulon Baru 1/52, Surabaya.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Esti Setija Oetami membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa korban sudah dievakuasi. Selanjutnya, jasad korban akan diserahkan keluarga untuk dimakamkan. “Memang benar ada anak usia 10 tahun tenggelam di dekat pintu air Kenjeran. Ini saya masih rangkum data-datanya dulu ya mas,” tutup Esti. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar