Peristiwa

Upacara di Situs Kumitir, BPCB Jawa Timur Ajak Masyarakat Jaga Nasionalisme

Ratusan peserta yang terlibat ekskavasi Situs Kumitir mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia di Situs Kumitir di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan peserta mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia di Situs Kumitir di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Mereka merupakan yang terlibat dalam ekskavasi Situs Kumitir yang sudah melakukan aktivitas penggalian sejak dua minggu lalu.

Kepala BPCB Jawa Timur, Muhammad Said mengatakan, di hari kemerdekaan sebagai bangsa Indonesia bagaimana nasionalisme tetep diperkuat. “Jadi walaupun kita dalam kegiatan, kita tetap melakukan upacara dengan melibatkan masyarakat, komunitas dan BPCB sendiri,” ungkapnya, Senin (17/8/2020).

Sehingga seluruh yang terlibat dalam kegiatan ekskavasi Situs Kumitir diajak untuk upacara untuk memperingati hari kemerdekaan. Para peserta yang mengikuti upacara Hari Kemerdekaan di Situs Kumitir adalah mereka mengikuti kegiatan ekskavasi yang dilakukan Direktorat Perlindungan Kebudayaan.

“Dalam hal ini adalah BPCB Jawa Timur. Kami dalam kegiatannya melibatkan masyarakat setempat terutama yang memiliki lahan di Kumitir dan masyarakat sekitar yang kita libatkan sebagai tenaga penggali. Juga ada perwakilan mahasiswa enam universitas, dari yayasan YAD, YPPI,” katanya.

Dengan moment Dirgahayu Indonesia ke-75 ini, BPCB Jawa Timur mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat menjaga nasionalismenya. Yakni dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur budaya bangsa pada masa lalu yang merupakan ideologi. Apalagi dengan Trowulan sebagai pusat Majapahit sebagai cikal bakal berdirinya NKRI.

“Dimana multikulturalisme disini sudah ada, tenggang rasa antar umat beragama sudah ada di Trowulan ini. Jadi harapan kita mudah-mudahan peninggalan Kerajaan Majapahit ini bisa kita pertahankan untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya,” harapnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar