Peristiwa

Ulat Grayak Serang Tanaman Padi dan Jagung di 8 Kecamatan Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Petani di Ponorogo harus ekstra waspada dalam menjaga tanaman padi maupun jagungnya. Jika beberapa hari lalu ada serangan tikus di tanaman padi di Desa Bancangan Kecamatan Sambit dan tanaman jagung di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan. KiniĀ  tambah serangan hama dari ulat grayak.

”Laporan dari teman-teman petani, ulat grayak ini sudah menyerang lahan pertanian di 8 kecamatan,” kata Koordinator Tim Pengendali Organisasi Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan (DPKPP) Suwarni, Sabtu (25/1/2020).

Yakni di Kecamatan Slahung, Ngrayun, Sawoo, Pulung, Jenangan, Jambon, Sambut dan Bungkal. Padahal 2 minggu lalu, kata Suwarni hama ulat grayak ini baru menyerang wilayah Slahung. Dan Jagung menjadi tanaman paling rawan akan serangan hama yang bernama latin spodoptera frugiperda ini. Karena paling parah bisa menyisakan batangnya saja.

”Pengendalian ulat grayak ini ya dengan pestisida, namun harus dilakukan sistematis,” katanya.

Ulat grayak beraktivitas pada saat cuaca teduh. Jadi penyemprotan pestisidanya hindari saat matahari sedang terik. Selain itu penyemprotannya dilakukan secara merata diseluruh lahan.

”Saat cuaca panas, ulat ini bersembunyi di dalam tanah,” pungkasnya.(end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar