Peristiwa

Ular Sanca Kembang Sepanjang 4 meter di Mojokerto Ditangkap Warga

Warga Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto menunjukan ular sanca kembang yang ditemukan warga. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ular sepanjang 4 meter ditangkap warga Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/4/2020) tadi malam. Ular jenis sanca kembang ditangkap seorang warga yang hendak mencari air untuk minum ternak miliknya.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Drawi (46) menuju sawah untuk mengambil air minum sapinya di kali kecil yang berada di sepanjang persawahan desa setempat. Di parit yang berada di timur pemukiman warga, dia melihat ular berwarna coklat dengan ukuran panjang dan besar merayap di aliran air.

Karena takut, ia pun memanggil warga lainnya yang mempunyai keberanian untuk menangkap ular tersebut. Akhirnya, Buhari (45) yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi ular terlihat datang ke lokasi dan menangkap ular tersebut menggunakan karung.

Penemu ular, Buhari (45) mengatakan, jika ular tersebut ia tangkap sendiri menggunakan karung. “Ularnya saya tangkap di dalam air kali. Saya taruh karung di tengah-tengah aliran air, tak lama kemudian ularnya langsung masuk begitu saja. Kemungkinan dia posisi kenyang, jadi gak susah nangkapnya,” ungkapnya, Sabtu (4/4/2020).

Masih kata Buhari, menangkap binatang melata itu diperlukan strategi dan taktik, idak boleh ramai-ramai dan tidak boleh kasar. Sehingga ular bisa jinak karena ular cenderung mencari tempat untuk berteduh. Jadi ketika melihat karung terbuka langsung masuk.

“Ya saya sih pinginnya kalau ada yang mau ular ini silahkan saja, kalau mau beli juga tidak apa-apa. Yang penting ada lah buat saya yang nangkap, namanya juga resiko. Tadi malam disini ramai. Banyak warga yang nonton,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Mojorejo, Ahamad Khusairi (50) mengatakan, jika warganya Drawi setiap malam pergi ke sawah namun, saat melihat ular tersebut takut sehingga ia memanggilnya Buhari. “Pak Buhari yang nangkap ular itu. Rencananya mau ditaruh di BBM untuk dipelihara,” tegasnya.

Namun setelah ia berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Mojorejo, jika memelihara ular di Taman Desa Bukit Bunga Mojorejo (BBM) akan ribet. Karena ular cenderung mencari makanannya sendiri sehingga hingga saat ini ular tersebut masih berada di rumah Buhari.

Ular tangkapannya itu sontak menyedot puluhan warga untuk melihat dari dekat. Bahkan sebagian warga tak segan-segan memainkan binatang melata itu. Tak ayal, karena ukurannya yang cukup panjang, setidaknya diperlukan tiga orang untuk bisa mengangkat satu ekor ular tersebut.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar