Peristiwa

Ular Kobra Masuk Rumah Warga di Kota Mojokerto

Seekor ular kobra melata memasuki rumah salah satu warga di Kota Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Seekor ular membuat warga di Lingkungan Kedung Turi, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto panik. Ini lantaran ular dengan jenis kobra ini masuk ke rumah salah satu warga.

Hewan reptil yang biasa disebut ular sendok karena mampu menegakkan dan memipihkan lehernya apabila merasa terganggu oleh musuhnya ini pertama kali masuk di perumahan Ahsana Regency di Lingkungan Kedung Turi, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari.

Beruntung pemilik rumah, Ian Kurnianto berhasil menangkap dan mengusir ular yang masih anakan tersebut. Ular diketahui masuk rumah Ian pada, Jumat (20/12/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia berada di dalam rumah bersama tiga anaknya dan pembantunya.

“Ular kobra sudah masuk ke rumah, saya baru tahu saat turun ke lantai pertama. Kemudian saya ambil sapu lidi untuk mengusirnya. Sampai di luar rumah, ada bapak-bapak tukang yang sedang bekerja membantu menangkapnya,” ungkapnya.

Masih kata Ian, beberapa orang tukang yang sedang bekerja di perumahan tersebut kemudian membantu menangkap peranakan ular kobra tersebut. Ular yang berhasil ditangkap tersebut kemudian dilepaskan kembali di area persawahan.

“Ukurannya sebesar jempol tangan orang dewasa dengan panjang 50 cm. Baru pertama ini, ada ular masuk rumah. Takut juga kan bahaya, apalagi di sini banyak anak-anak. Sebelumya memang ada teror ular, tapi buka kobra melainkan ular sawah karena sebelah perumahan adalah area persawahan,” katanya.

Dari Informasi yang didapat, teror ular kobra tak hanya terjadi di Kota Mojokerto. Ular dengan nama ilmiah Naja ini juga terjadi di wilayah Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto beberapa hari lalu. Petugas Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berhasil menangkap ular yang muncul di parkiran pada, Rabu (18/12/2019). [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar