Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ular Cobra Tersangkut di Jembatan Torjunan Sampang

Lokasi penemuan ular di jembatan Torjunan.

Sampang (beritajatim.com) – Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, tidak langsung pulang usai melakukan belajar mengajar di sekolah, Jumat (26/11/2021). Mereka dikejutkan dengan adanya ular sekitar panjang dua meter warna hitam melilit di tiang jembatan.

Dugaan kuat ular tersebut bukan dari daerah sekitar melainkan terhanyut derasnya air hujan yang mengalir di sungai.

“Kami lempari dengan batu ularnya sekarang masuk ke dalam air sungai,” kata siswa SD saat berada di atas jembatan.

Menurut H. Mino, ular dengan panjang 2 meter berwarna hitam itu diduga ular berbisa jenis cobra. Sebab, dengan cepat menghilang masuk ke dalam air saat dilempari batu oleh anak-anak yang melintasi jembatan.

“Kemungkinan besar ular itu dari kawasan utara terhanyut air saat hujan deras kemarin,” jelasnya.

H.Mino berharap ular diduga berbisa itu tidak masuk ke pemukiman padat penduduk tetapi kembali ke sarangnya atau membuat sarang baru. “Kalau ular berbisa tentunya berbahaya, semoga hilangnya ular itu pergi menjauh dari pemukiman penduduk,” tandasnya.

Sekadar diketahui, arus sungai di Desa Torjunan, lumayan deras. Air tersebut merupakan air hujan yang melanda kawasan Sampang beberapa hari terakhir. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar