Peristiwa

Tuntut Kebijakan Rektor, Mahasiswa IAIN Madura Demo

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah mahaaiwa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar demonstrasi dalam rangka menuntut kebijakan rektor, seputar penerapan kuliah daring di lingkungan perguruan tinggi di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Selasa (23/6/2020).

Demonstrasi dengan melakukan aksi bakar ban bekas tersebut, dilakukan tepat di depan gedung rektorat di lingkungan perguruan tinggi setempat. Mereka menyampaikan tuntutan sesputar kebijakan rektor tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

“Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi yang sudah kami lakukan sebelumnya, yaitu menuntut kebijakan rektor tentang keringanan UKT mahasiswa khususnya tentang rencana pelaksanaan kuliah daring (online),” kata Presiden Mahasiswa IAIN Madura, Ubaidillah.

Selain itu, pihaknya menilai kebijakan rektorat sangat tidak berpihak dan cenderung merugikan mahasiswa. Terlebih saat ini berada di tengah pendemi Covid-19. “Dalam kebijakan rektor, ada beberapa ketentuan yang sangat tidak berpihak keapda mahasiwa. Khususnya seputar kondisi terdampak Covid-19,” ungkapnya.

“Dari itu kami meminta bapak rektor agar memikirkan nasib mahasiswa yang dalam hal ini tentunya sangat dirugikan, sehingga kebijakan yang sudah ada harus dikaji ulang dan tertunya tidak merugikan mahasiwa. Apalagi di tengah pendemi seperti saat ini,” tegasnya.

Saat ini sejumlah orator aksi terus melakukan orasi secara bergantian di hadapan mahasiswa peserta aksi, mereka juga menuntut agar rektor segera menemui mereka sekaligus menandatangani surat tuntutan yang mereka persiapkan. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar