Peristiwa

Tunggu Banjir Surut, Belasan Warga Jombang Mengungsi

Proses evakuasi korban banjir di Dusun Beluk Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang, Rabu (5/2/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Banjir yang tak kunjung surut membuat warga Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, was-was. Oleh karena itu, mereka memilih mengungsi dari tempat tinggalnya. Hingga saat ini jumlah warga yang mengungsi sebanyak 18 orang.

Kepastian jumlah pengungsi itu dilontarkan Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat mengunjungi posko banjir di Kantor Desa Jombok, Rabu (5/2/2020). “Sejauh ini terdapat 18 orang warga diungsikan. Mereka tertangani dengan baik,” kata Mundjidah.

Bupati menjelaskan, terdapat dua dusun yang diterjang banjir. Masing-masing Dusun Beluk Desa Jombok dan Dusun Kedondong Desa Blimbing, Kecamatam Kesamben. Mundjidah memastikan memastikan bahwa korban banjir di dua dusun tersebut telah mendapatkan penanganan dari Pemkab Jombang.

Bantuan tersebut berupa nasi bungkus yang diberikan tiga hari dalam sehari, serta bantuan air bersih. “Mulai tiga hari ini sudah kita bantu nasi bungkus dari posko, juga air bersih. Mudah-mudahan banjir cepat surut,” ujar Bupati Jombang di lokasi.

Menurut bupati, pemerintah sebenarnya sudah melakukan normalisasi di Kali Sypon Watudakon yang melintas di daerah tersebut. Pihaknhya juga sudah melakukan kordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). “Selain itu, kami juga sudah ke komisi V DPR RI soal penanganan banjir akibat luapan Sungai Watudakon ini,” ujar bupati. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar