Peristiwa

Tumpukan Jerami Terbakar, 4 Burung Love Bird Mati Terpanggang

Tuban (beritajatim.com) – Sebuah kandang sapi yang juga berisikan tumpukan jerami kering milik Suwadi (60), warga Dusun Bogang, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ludes terbakar, Senin (15/7/2019). Penyebabnya, diduga terkena api yang berasal dari perusahaan yang ada di samping kandang tersebut.

Selain membakar kandang sapi, api itu juga menghanguskan kandang burung Love Bird yang berada di sekitar kandang. Akibatnya, empat ekor burung Love Bird dan indukannya mati terpanggang.

Kebakaran kandang sapi dan kandang burung Love Bird itu berawal saat Kayik (48), yang merupakan pekerja dari perusahaan di sekitar lokasi, membersihkan sampah di perusahaan. Kemudian, dia membakar sampah di dalam perusahaan yang hanya terpisahkan pagar dengan kadang sapi milik warga itu.

“Usai membersihkan sampah di lingkungan perusahaan, Kayik membakar sampah tersebut. Tapi tanpa disadari api menyambar tumpukan jerami yang ada di samping pagar perusahaan,” ungkap Kapolsek Jenu AKP Elis Suendayati.

Petugas PMK dari BPBD Tuban saat berusaha memadamkan api yang membakar kandang dan jerami

Api itu menyambar tumpukan jerami milik Suwadi melalui celah-celah pagar perusahaan yang terbuat dari beton tersebut. Karena yang terbakar adalah tumpukan jerami kering, membuat api dengan cepat membesar. Hingga akhirnya membakar kandang berukuran sekitar 4×8 meter.

“Selain membakar tumpukan jerami, api yang asalnya dari pembakaran sampah tersebut juga membakar ternak burung Love Bird yang ada di samping kadang,” tambah Kapolsek.

Api yang cukup besar membuat sejumlah warga di sekitar lokasi panik lantaran takut api menjalar ke rumah-rumah. Sehingga warga langsung menghubungi petugas PMK Tuban dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Jenu.

“Dengan bantuan dua unit mobil PMK dari BPBD Tuban, akhirnya kebakaranberhasil dipadamkan sekitar setengah jam. Anggota yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi untuk olah TKP. Adapun kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar