Peristiwa

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Saat Pandemi, Slanker Mojokerto Tabur Bunga

Tabur bunga di TMP Mojokerto yang dilakukan para anggota SFCM.

Mojokerto (beritajatim.com) – Di tengah pandemi Covid-18, puluhan anggota Slanker Fans Club Mojokerto (SFCM) menggelar aksi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Mojokerto. Aksi tersebut dilakukan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme untuk para anggota fans grub band Slank tersebut.

Dengan membawa spanduk SFCM dan bunga, puluhan anggota SFCM melakukan tahlil sebelum tabur bunga. Makam Bupati Mojokerto, RA Basuni menjadi jujugan para slanker (sebutan fans Slank, red). Kegiatan tersebut selain untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, juga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, 10 November.

Ketua SFCM, Tofa mengatakan, tak hanya menumbuhkan rasa nasionalisme para anggota SFCM juga untuk menumbuhkan keakraban antar anggota komunitas. “Saat ini, nasionalisme sudah dipandang sebelah mata. Di peringatan Hari Pahlawan ini, kami ingin para anggota SFCM memiliki rasa nasionalisme,” ungkapnya.

Masih kata Tofa, untuk mengantisipasi terkikisnya rasa nasionalisme di komunitas SFCM, agenda tersebut rutin digelar. Dengan harapan para anggota slanker yang tergabung dalam SFCM bisa menghargai, menghormati para pahlawan yang telah gugur dan bisa meneruskan perjuangan para pahlawan.

“Yakni dengan tidak menyebarkan berita hoax tapi menyebar berita kebaikan, menyebar berita kedamaian. Ini merupakan kegiatan tahunan, baik kegiatan sosial kenegaraan, keagamaan tetap kita agendakan. Setiap dua minggu, satu bulan sekali kita punya agenda silaturahmi meski di masa pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

Tofa menambahkan, tidak dibatasi saat silaturahmi digelar mengingat anggota SFCM saat ini mencapai 500 anggota. Namun saat silaturahmi, para anggotanya dihimbau untuk selalu mentaati protokol kesehatan. Anggota SFCM sendiri tidak didominasi anak muda, namun segala usia.

“Iya saat ini, kita hanya bisa menyaksikan konser Slank secara virtual dan tidak bisa keluar kota melihat konser tapi kita selalu intens komunikasi. Kita punya grup WA (Whatsapp) agar informasi yang diterima bisa sampai ke semua anggota lainnya,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar