Peristiwa

Tujuh Ponpes dan Lima TK di Sumenep Disinyalir Beraliran Wahabi

Ketua PCNU Sumenep, KH A Panji Taufiq

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh pondok pesantren (Ponpes) dan lima Taman Kanak-kanak (TK) di Sumenep, disinyalir menganut pemahaman wahabi. Sinyalemen tersebut diungkap Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep, KH A Panji Taufiq.

“Di wilayah Kecamatan Kota Sumenep, kami tahu dan kami catat, telah berdiri lima TK yang berhaluan wahabi,” katanya, Sabtu (21/12/2019).

Selain itu, lanjut Panji, pihaknya juga mensinyalir ada tujuh pesantren di Sumenep yang memilih menganut paham wahabi. “Dua diantaranya di kecamatan kota, dan lainnya menyebar di seluruh Sumenep,” ujarnya.

Bahkan tidak hanya itu. Panji mengungkapkan NU juga mensinyalir ada tempat lain yang menganut aliran serupa, yakni penitipan bayi dan anak yang saat ini mulai menjamur di Kota Sumenep.

“Kami menduga yang begitu itu (haluan wahabi: red) hanya kedok. Bukan dalam tujuan memperdalam ilmu Alquran, tetapi semata-mata penumpang yang akan merongrong Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) dan NKRI. Karena itu, perlu diwaspadai,” tandasnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar