Peristiwa

Tujuh Penumpang KM Santika Nusantara Dirawat di RSUD Sumenep, Satu Diantaranya Bayi 5 Bulan

Kasubag Humas Polres Sumenep saat menjenguk korban KM Santika Nusantara di RSUD Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh penumpang KM Santika Nusantara hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Awalnya ada 10 orang yang dirawat di rumah sakit. Tetapi 3 diantaranya kondisinya sudah membaik, sehingga diijinkan pulang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (24/08/2019).

Mereka yang dirawat di rumah sakit rata-rata karena kondisinya lemas dan pingsan. “Mereka terlalu banyak minum air laut, menghirup asap, dan dalam kondisi tidak makan selama menunggu pertolongan,” ujarnya.

Namun demikian, kondisi tujuh penumpang KM Santika Nusantara tersebut mulai membaik. Termasuk bayi berumur 5 bulan bersama ibunya. Diperkirakan dalam waktu tidak lama, mereka sudah diijinkan meninggalkan rumah sakit.

“Ini tinggal menunggu ijin dokter. Kalau hasil pemeriksaan dokter menyatakan mereka sudah sehat, maka mereka akan dipulangkan ke Surabaya,” terang Widiarti.

Untuk tiga korban meninggal, jenazah juga sudah diberangkatkan ke Surabaya. Dari ketiga korban meninggal, baru dua orang yang bisa diidentifikasi, yakni Bekti Tristyanto sebagai Mualim I dan Asfani.

“Jenazah yang satu masih Mr. X karena belum diketahui identitasnya,” ucap Widiarti. (tem)

Apa Reaksi Anda?

Komentar