Peristiwa

Tuai Kontroversi, CEO JFC: Kami akan Jalan Terus

Cinta Laura saat mengikuti JFC (foto/dok humas)

Jember (beritajatim.com) – CEO Jember Fashion Carnaval Suyanto menegaskan, kegiatan karnaval fesyen tahunan itu akan terus berlangsung kendati menuai kontroversi. JFC adalah karnaval fesyen di atas jalan raya sepanjang 3,6 kilometer dan diikuti 600 orang model yang berasal dari warga biasa. Tahun ini adalah tahun ke-18 penyelenggaraannya.

“Kami akan mewariskan lintas generasi. Jadi kita berpikir jauh ke depan, siapapun generasi ke depannya, harus kita kasih warisan yang bermanfaat seterusnya. Dan jangan lupa JFC sendiri punya impian menjadikan kota ini sebagai kota penyelenggara karnaval berstandar internasional, mulai dari bandara dan sarana-prasarana. Sekarang kan hanya kemasan acaranya yang internasional,” kata Suyanto, Senin (5/8/2019).

Suyanto mengatakan masih banyak yang harus diperbaiki dari JFC. Ia berharap kepada masyarakat agar bisa ikut menjadi tuan rumah yang baik, karena selama penyelenggaraan JFC akan banyak tamu dari luar kota yang datang. Saat hotel dan tempat penginapan penuh, warga bisa menyediakan tempat kos untuk sehari atau dua hari. “Lumayanlah menambah rezeki. Masyarakat harus melihat peluang dengan adanya event ini,” katanya.

Baca Juga:

    Suyanto ingin agar kegiatan berbau JFC tak hanya saat karnaval. “Harus ada semacam kegiatan yang bisa menarik tamu-tamu, mirip-mirip kayak Jatim Park, Museum Angkut,” katanya. [wir/but]



    Apa Reaksi Anda?

    Komentar