Peristiwa

Truk Tercebur Sungai Brantas Kediri, Sopir Tewas

Kediri (beritajatim.com) – Sebuah truk pengangkut pasir tercebur ke Sungai Brantas Dusun Tempursari, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Akibatnya, sopir truk tewas dalam keadaan mengenaskan.

Nasib nahas tersebut dialami oleh Imam Hambali (33) warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo. Jenazah korban berhasil dievakuasi dari bagian kemudi. Kabag Ops Polresta Kediri Kompol Abraham Sisik mengatakan, awalnya Polsek Mojo menerima laporan adanya truk pasir yang tercebur ke sungai. Kemudian petugas datang untuk melakukan olah TKP.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Kami merespon dengan cepat dengan meminta bantuan mobil derek untuk mengevakuasi truk,” kata Kompol Abraham, Kamis (22/1/2021).

Menurut sejumlah saksi yang dimintai keterangan petugas, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Imam Hambali datang ke kawasan tambang pasir Sungai Brantas wilayah Dusun Tempursari.

Hambali hendak menaikkan pasir ke mobilnya. Tetapi, tiba-tiba mobil terperosok dan tercebur ke sungai. Korban yang berada di bagian kemudi tidak sempat menyelamatkan diri. Sulitnya medan membuat proses evakuasi berlangsung dramatis. Dengan dibantu warga, jenazah Imam dievakuasi dari dalam truk setelah sebagian badan truk terangkat.

Setelah memakan waktu kurang lebih 3 jam, akhirnya bangkai truk dengan nomor polisi AG 9322 UT akhirnya dapat diangkat. Sementara itu untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa ini, Polresta Kediri masih mendalami keterangan saksi.

Termasuk memeriksa kelayakan kendaraan yang dikemudikan oleh korban tersebut. Polisi juga akan melakukan penyelidikan terhadap peristiwa penambangan pasir yang diduga ilegal di kawasan tersebut, sebab sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan penutupan. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar