Peristiwa

Diduga Kelebihan Muatan

Truk Pengangkut Pasir di Ponorogo Nyemplung Jurang

Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian truk pengangkut pasir yang terperosok ke jurang, di Dukuh Srayu Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Ponorogo ini bisa menjadi pelajaran para sopir maupun masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengecek kelayakan kendaraan yang akan digunakan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com menyebtkan, kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (1/6/2019) malam itu berawal ketika truk bermuatan pasir nopol AE-9207-US yang dikemudikan Parto berjalan dari arah timur menuju ke barat. Dengan maksud akan mengirim pasir ke rumah Karyanto yang berada di Dukuh Gampingan, Desa jurug, Kecamatan Sooko.

Saat di lokasi kejadian di jalan yang menanjak, truk tidak kuat menanjak diduga akibat kelebihan muatan pasir. Selain itu dalam posisi tersebut, as roda belakang juga putus. Yang membuat truk tidak bisa dikendalikan dan mundur hingga terperosok masuk kedalam jurang sedalam 5 meter.

“Mendapat laporan ada truk masuk jurang, anggota kami langsung ke TKP untuk melakukan evakuasi,” kata Kapolsek Sooko AKP Ngadiman, saat dikonfirmasi pada Minggu (2/6/2019) pagi.

Kemudian, lanjut Ngadiman, pihaknya pertama mengevaluasi sang sopir yang mengalami luka ringan. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Sooko untuk mendapatkan penanganan medis. Bersama masyarakat, truk bisa ditarik dari dalam jurang. “Truk mengalami kerusakan dan kerugian diperkirakan sekitar Rp 3 juta,” katanya.

Masih kata Ngadiman, pihaknya mengimbau kepada siapa pun untuk selalu mengecek kelayakan kendaraan dan selalu berhati–hati dalam berkendara. “Ini penting karena selain untuk menjaga keselamatan diri sendiri, juga untuk keselamatan orang lain,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar