Peristiwa

Truk Diduga Mengangkut Limbah Tabrak Gapura Puskesmas

Gresik (beritajatim.com)- Sebuah truk yang diduga mengangkut limbah milik PT Putra Restu Ibu Abadi (Pria) menabrak sebuah gapura di depan Puskesmas Alun-Alun Gresik, Senin (1/4/2019).

Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun diduga angkutan yang dikemudikan Rudi mustofa (43) Warga Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang itu tidak dilengkapi surat-surat alias ilegal.

Saat diperiksa aparat Polsekta Gresik yang menanyakan perihal manifes atau surat jalan dan isi muatanyang diangkut, Sang sopir hanya bisa menunjukkan izin KIR angkutan.

“Saya cuma membawa ini pak,” ujar Rudi sambil menunjukkan buku Uji KIR kepada polisi.

Melihat hal tersebut, Petugas Patroli Polsek Kota Bripka Joko langsung menahan truk yang digunakan untuk mengangkut limbah sembari menunggu hasil penyelidikan dari Polres Gresik.

“Perintah kapolsek kendaraan ini harus kami tahan sampai ada penyelidikan lebih lanjut,” kata Bripka Joko.

Saat kejadian, beberapa pegawai Puskesmas Alun-alun Gresik terlihat ketakutan saat didatangi beberapa awak media. Dari yang semula ikut membantu kendaraan yang terjebak bangunan yang runtuh, perlahan mulai menghilang satu persatu.

Secara terpisah menanggapi kejadian itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Endang Poespitowati mengatakan, selama menjabat sebagai Plt Kadinkes Gresik pihaknya belum pernah mengecek dokumen kerjasama antara Puskesmas di Gresik dengan PT PRIA.

“Dulu saya mendengar PT Pria ini izin pengolahan limbahnya dibekukan oleh Kemenkes. Namun saat ini apakah sudah diberikan izin kembali, saya belum tahu,” tandasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar