Peristiwa

Truk Alami Patah As Roda, Jalur Nasional Surabaya-Madiun Macet

Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto melakukan pengaturan lalu-lintas di Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah truk gandeng nopol AG 9787 US mengalami patah as roda di Nasional Surabaya-Madiun, Selasa (17/11/2020). Akibatnya, Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto macet karena terjadinya penumpukan kendaraan.

Truk muatan bahan keramik yang dikemudikan Yanto (54) warga Desa Tamanan RT 02 RW 01, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung tersebut mengalami patah as roda saat melintas di lokasi kejadian sekira pukul 07.00 WIB. Akibatnya kemacetan panjang pun terjadi.

Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung menutup jalur dari arah Jombang ke Surabaya tepatnya di pertigaan Desa Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto hingga depan Polsek Sooko. Jalur dari Surabaya ke Madiun dibuat dua jalur.

Petugas mengarahkan kendaraan dari arah Jombang ke Surabaya masuk ke jalur Surabaya-Madiun. Akibatnya, penumpukan kendaraan terjadi dari dia arah. Dari arah Jombang, penumpukan kendaraan terjadi sekitar 1 KM sebelum pertigaan Desa Lengkong.

Sementara dari arah Surabaya, penumpukan kendaraan terjadi sekitar 1 KM sebelum Polsek Sooko. Lamanya proses perbaikan truk yang mengalami patah as roda tersebut lantaran harus menunggu mekanik dari perusahaan truk muatan bahan keramik tersebut.

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar membenarkan, truk mengalami patah as roda sekira pukul 07.00 WIB. “Karena menunggu mekanik dari perusaan sehingga proses perbaikan cukup memakan waktu. Namun sekira pukul 13.00 WIB, tadi sudah datang mekaniknya,” ungkapnya.

Masih kata Kanit, hingga saat ini proses perbaikan masih berlangsung. Menurutnya, kemacetan akibat penumpukan kendaraan saat ini sudah terurai. Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto masih berada di lokasi untuk mengatur lalu-lintas.

“Petugas sudah di lokasi pasca ada truk yang mengalami patah as roda. Petugas di lokasi untuk mengatur lalu-lintas, saat ini sudah mulai terurai dan mekanik sudah memperbaiki truk tapi sampai kapan selesai. Kami belum tahu, yang pasti petugas masih di lokasi untuk mengatur lalu-lintas,” jelasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar