Peristiwa

Tokoh Masyarakat dan Ormas di Tuban Deklarasi Tolak Anarkisme

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah elemen masyarakat dari tokoh masyarakat dan juga tokoh agama serta organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Tuban merasa prihatin dengan anarkis. Keprihatinan lantaran adanya keributan atau tindakan anarkis yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia akhir-akhir ini.

Tokoh masyarakat dan juga tokoh agama serta Ormas yang ada di Tuban Bumi Wali itu melakukan deklarasi secara bersama-sama sebagai bentuk penolakan terhadap tindakan anarkisme, Jumat (16/10/2020). Mereka berharap dengan dilakukannya deklarasi secara bersama-sama itu akan menciptakan situasi yang damai di wilayah Kabupaten Tuban.

Pelaksanaan kegiatan deklarasi Menolak Tindakan Anarkisme tersebut dihadiri oleh sekitar 30 orang yang berasal dari berbagai elemen dan golongan warga masyarakat di Kabupaten Tuban, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Tuban dan juga Kepala Kemenag Tuban. Selain tokoh agama dan tokoh masyarakat, deklarasi itu juga diikuti dari para perwakilan guru SMK, SMA dan juga MA yang ada di Kabupaten Tuban.

Dalam kesempatan itu, Nur Khamid, Kepala Dinas Pendidik Kabupaten Tuban yang memimpin pembacaan deklarasi itu menyatakan bahwa kegiatan deklarasi tersebut dilakukan secara bersama-sama untuk menolak segala bentuk tindakan anarkis. Sehinga harapannya jangan sampai tindakan-tindakan anarkisme terjadi saat terjadinya unjuk rasa maupun kegiatan lainnya.

“Kegiatan deklarasi ini merupakan hasil komunikasi kami yang kemudian dinisiasi Polres Tuban terkait dengan adanya banyak peristiwa tindakan anarkis di beberapa daerah. Kemudian dengan melibatkan semua elemen masyakat kami melakukan Deklarasi Menolak Anarkisme ini,” terang Nus Khamid, Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban yang memimpin pembacaan deklarasi itu.

Pelaksanaan Deklarasi yang bertempat di gedung Serbaguna Polres Tuban itu juga dihadiri oleh Kompol Andi Yudha Pranata Siboro, Waka Polres Tuban. Dalam kesempatan itu Waka Polres memberikan apresiasi yang mendalam atas peran serta dari para tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga ormas yang telah melakukan Deklarasi Menolak Anarkisme itu.

“Kalau berbicara soal keamanan memang tugas kepolisian, namun kalau kita lihat fenomena yang terjadi saat ini keamanan sudah menjadi tugas bersama, menjadi perhatian bersama. Kami menilai bahwa bapak ibu sekalian yang hadir inilah salah satu komponen-komponen di masyarakat yang sebenarnya mempunyai peran besar yang membantu dalam menyelesaikan masalah yang akhir-akhir ini terjadi,” terang Kompol Andi Yudha Pranata Siboro, Waka Polres Tuban.

Waka Polres menambahkan dengan adanya peran serta tokoh masyarakat serta semua elemen di Kabupaten Tuban ini akan bisa mewujudkan wilayah Tuban yang damai dan kondusif. Sehingga di Tuban ini bisa terhindar dari orang-orang luar Tuban yang sengaja datang hanya untuk menciptakan provokasi di tengah-tengah masyarakat yang sudah kondusif.

“Kami segenap anggota Polres Tuban mengucapkan terima kasih karena telah mendapatkan dukungan moril dari segenap komponen yang ada di kabupaten Tuban baik dari Tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa elemen dari bidang pendidikan untuk bersatu dan bersama-sama menolak anarkisme di Kabupaten Tuban. Kami pastinya semakin percaya diri, ketika menghadapi anarkisme karena kami telah mendapatkan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat,” pungkasnya. [mut/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar