Peristiwa

Toko Kelontong Terbakar, Pemilik Rugi Rp 30 Juta

Sumenep (beritajatim.com) – Kebakaran hebat meludeskan toko kelontong di Dusun Pangangson, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura.

Api pertama kali diketahui oleh pemilik toko, Sutahju (50) pada dini hari tadi, dari dapur yang bangunannya berhimpitan dengan toko. “Pemilik toko terbangun setelah mendengar suara ledakan. Dia mengira ada orang gedor-gedor pintu mau beli-beli,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Senin (27/01/2020).

Saat kebakaran terjadi, pemilik toko sudah tertidur pulas bersama istrinya dan cucunya yang masih berusia 5 tahun. Mereka spontan berlari keluar saat mendengar ada suara ledakan. “Ternyata waktu melihat ke selatan, ada kobaran api di dapurnya. Di dapur itu banyak tabung elpiji,” terang Widiarti.

Di dalam dapur itu, terdapat tumpukan 20 tabung gas elpiji, kemudian bensin 17 jerigen, dan solar 1 jerigen. Barang-barang itu diduga menyebabkan rentetan bunyi ledakan yang cukup keras. Bersamaan dengan itu, api juga semakin berkobar. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta,” ungkap Widiarti.

Sebelum pemadam kebakaran datang, warga membantu memadamkan api dengan alat seadanya, sambil berusaha menyelamatkan sebagian barang-barang yang ada di toko. “Syukurlah pemadam kebakaran segera datang, sehingga api bisa dijinakkan dan tidak sampai merembet ke semua bangunan toko yang berdampingan dengan dapur,” ujarnya.

Saat ini di lokasi kebakaran sudah diberi ‘police line’ agar tidak dilintasi warga. Hal itu untuk memudahkan petugas melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar