Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Toko dan Rumah Warga Terbakar, Polsek Kedunggalar Ngawi Lakukan Pengamanan

Upaya pemadaman kebakaran di sebuah toko sekaligus rumah tinggal milik warga Desa Katikan, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, Senin ( 29/8/2022) pukul 22.30 WIB. (Foto: Fatihah Ibnu Fiqri/ beritajatim.com)

Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah toko dan rumah warga Dusun Tawang, Desa Katikan, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, terbakar.

Polsek Kedunggalar melakukan pengamanan sembari memantau upaya pemadaman. Kebakaran diketahui terjadi pada Senin (29/8/2022) pukul 22.30 WIB.

Kapolsek Kedunggalar Ajun Komisaris Juwahir mengungkapkan pihaknya masih melakukan pengamanan. Lantaran, yang terbakar adalah toko yang banyak barang dagangan, kemudian di dalam rumah milik Slamet itu, juga terdapat dua unit motor yang ikut terbakar.


“Kami lakukan pengamanan, karena ini toko ya, ada motor juga tapi ikut terbakar. Sebenarnya, rumah sebelah juga terkena api, tapi tidak terlalu parah. Kalau yang toko sekaligus rumah tinggal ini ludes terbakar. Upaya pemadaman membutuhkan waktu, suplai air diambil dua kali,” kata Juwahir, Senin (29/8/2022)

Juwahir menyebut jika saat kejadian, rumah tengah kosong karena ada pertandingan voli di desa setempat. Sehingga, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, dipastikan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Ada beberapa barang dagangan yang masih bisa diselamatkan, kami amankan. Banyak warga yang datang ke lokasi juga ya. Kami imbau agar tidak mendekat,” katanya.

Pun, pihak kepolisian masih berada di lokasi. Belum bisa dipastikan munculnya api berasal dari mana. Karena, selain di dalam rumah terdapat gas elpiji, diketahui toko milik Slamet juga menjual bahan bakar minyak.

Diwartakan sebelumnya, ditinggal menonton pertandingan voli antar dusun, sebuah toko yang berada di rumah milik warga Ngawi terbakar. Adalah toko dan rumah milik Slamet (65) warga Dusun Tawang, Desa Katikan, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Senin (29/8/2022) pukul 22.30 WIB.

Menurut Wahyudi, kepala desa setempat belum diketahui asal mula api. Namun, api diketahui muncul oleh tetangga sebelah Slamet yang meminta tolong akibat terjadi kebakaran dan hampir menyambar rumahhya. Saat itu, Slamet dan anaknya tengah menonton voli antar dusun di lapangan desa setempat. Sehingga, tidak ada yang tahu ketika api mulai muncul.

Kegaduhan pun mulai menyebar ke tempat pertandingan voli. Pun, akhirnya pertandingan voli itu buba, warga bergegas ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, tak kunjung bisa memadamkan api di lokasi kejadian. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar