Peristiwa

TNI dan Polri Juga Bagikan Sembako untuk Warga

Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojongoro membagikan paket sembako kepada warga yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah adanya dampak wabah Covid-19. Hal yang sama juga dilakukan jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Kamis (30/4/2020).

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, pemberian bansos ini untuk warga yang sama sekali belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah di tengah penyebaran Covid-19. Warga yang mendapatkan bansos ini berdasarkan data dari para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran kerjasama dengan Kepala Desa.

“Sesuai instruksi Bapak Kapolri, kami dari jajaran Polres dan Polsek diperintahkan mendata warga yang sama sekali belum menerima bantuan dari pemerintah. Selanjutnya kita verifikasi berdasarkan data dari para Bhabinkamtibmas,” kata Budi.

Menurut Kapolres, bantuan sembako tersebut dilakukan secara berkala, hari ini Polres Bojonegoro menyalurkan sebanyak 500 paket. Kapolres berharap, bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” tandasnya.

Sementara Kodim 0813 Bojonegoro menyasar ratusan warga kurang mampu. Sebanyak 666 paket beras tiga kilogram dibagikan Kodim 0813 Bojonegoro di empat Kecamatan yakni Kecamatan Kasiman, Ngraho, Margomulyo dan Tambakrejo.

Di masing-masing kecamatan, 150 paket beras diberikan langsung ke rumah-rumah penerima manfaat yang terdampak pandemi Covid-19 melalui Koramil-Koramil jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto mengatakan, pembagian beras tersebut sebagai bentuk kepedulian dan tali asih dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu akibat merebaknya virus corona. Pembagian secara door to door dilakukan sebagai penerapan metode physical distancing.

“Laporan dari para Danramil di wilayah pendistribusian telah selesai sampai penerimanya melalui Babinsa Koramil jajaran yang datang langsung ke rumah warga. Tanpa pengumpulan massa, sebagai langkah antisipatif pencegahan sebaran covid-19. Semoga bermanfaat,” pungkasnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar