Peristiwa

TMA Sungai Bengawan Solo Wilayah Bojonegoro Mendekati Siaga

Papan duga wilayah Taman Bengawan Solo, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di papan duga wilayah Taman Bengawan Solo Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro hampir mendekati siaga. Sesuai papan duga pada pukul 12.00 WIB, TMA berada di titik 11.40 peilschaal.

Kenaikan TMA Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro terjadi usai hujan yang terjadi di wilayah hulu maupun hujan lokal. Kenaikan TMA itu juga terjadi di wilayah hulu Karang Nongko, berada dititik 25.65 peilschaal. Air berwarna keruh, kecoklatan mengalir deras membawa sampah maupun ranting pohon.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro mengatakan jika kenaikan TMA Bengawan Solo sudah dititik 15.50 peilschaal maka sudah masuk siaga hijau. Pihaknya akan memantau terus selama dua sampai tiga hari kedepan. “Kalau trendnya naik terus kami akan mengimbau kepada warga untuk waspada,” ujarnya, Senin (3/2/2020).

Sementara Petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Hidayat mengatakan jika cuaca hujan diprediksi bisa terjadi banjir, tapi cenderung tidak sampai banjir besar. “Kawasan hulu, Kali Madiun penyumbang terbesar potensi banjir,” terangnya.

Selain banjir yang perlu diwaspadai adalah longsor tebing sungai. Longsor terjadi biasanya setelah tinggi muka air surut. “Longsor bibir sungai yang tidak bertanggul dan dekat dengan sarana umum juga sudah ada laporan,” pungkasnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar