Peristiwa

TMA Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Siaga Kuning

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo yang ada di Kabupaten Bojonegoro masuk siaga hijau. Meningkatnya TMA di papan duga Taman Bengawan Solo itu karena beberapa hari terakhir di wilayah hulu maupun lokal terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sesuai dengan data dari Perusahaan Umum Jasa Tirta I Devisi Jasa Asa III Bengawan Solo, pada pukul 12.00 WIB berada di titik 13.88 peilschall. Ketinggian air terus mengalami peningkatan pada pukul 15.00 WIB TMA Bengawan Solo berada di 14.13 peilschall atau siaga kuning.

“Jika wilayah hulu masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi maka akan naik. Tapi kemungkinan tidak sampai siaga merah,” ujar Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Nadif Ulfia, Rabu (6/3/2019).

Meski diperkiran tidak sampai pada siaga merah, namun Nadif mengaku, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bojonegoro kini sudah melakukan assessment terhadap dampak bencana banjir jika sungai terpanjang di Pulau Jawa itu meluap. Termasuk menyiapkan peralatan dan logistik bagi korban terdampak.

“Kita sudah siapkan logistik berupa 900 paket sembako, bronjong terpal, sak dan pasir. Serta perahu karet untuk evakuasi jika terjadi luapan banjir,” pungkasnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar