Peristiwa

TMA Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Lepas Siaga

Papan duga di Taman Bengawan Solo wilayah kota Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro trendnya turun. Dari kemarin berada pada titik siaga hijau kini mulai lepas siaga.

Sesuai dengan papan duga di Taman Bengawan Solo (TBS) wilayah kota Bojonegoro TMA Bojonegoro tertinggi mencapai 13.28 peilschall yakni terjadi pada pukul 00.00 WIB. Kini pada pukul 15.00 WIB hanya berada pada 11.45 peilschall.

“Trendnya terus turun, apalagi wilayah hulu maupun lokal tidak hujan serta air laut sedang tidak pasang, sehingga cepat surut,” ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro, Sabtu (11/4/2020).

Akibat tingginya muka air kemarin, beberapa ruas jalan dan lahan pertanian sempat tergenang. Seperti terjadi di Desa Ngablak Kecamatan Dander dan Desa Kalisari Kecamatan Baureno. “Kalau siaga hijau tidak ada rumah yang terdampak banjir, hanya jalan dan lahan pertanian,” jelasnya.

Banjir tersebut diduga terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi, terjadi merata baik dari hulu maupun hujan lokal. Serta penambahan air dari anak sungai di Ponorogo, Madiun, dan Ngawi. “Anak sungai ini juga penyumbang besar ke Bengawan Solo,” pungkasnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar