Peristiwa

TKI Asal Jombang Meninggal di Taiwan, Ini Penyebabnya

Jombang (beritajatim.com) – Diduga karena mengalami kecelakaan kerja, TKI (Tenaga Kerja Indonesia) asal Jombang meninggal di tempat kerjanya, yakni di Taiwan. Dia tiba-tiba terjatuh saat bekerja.

TKI bernama Jan Rasmono (40) asal Dusun Tawangsari, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, ini dikabarkan meninggal pada 10 Mei 2019. Namun, jenazah baru tiba di rumahnya di Jombang pada Jumat (24/0/2019) dini hari.

Jan Rasmono sudah tiga tahun bekerja di Taiwan. Bapak satu anak ini bekerja di perusahaan furniture. Jan berangkat ke luar negeri melalui PT. MLS, penyalur resmi tenaga kerja Indonesia yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur.

“Saya tidak menyangka kalau anak saya meninggal di negeri orang. Dia sudah tiga tahun bekerja di Taiwan. Saya mendapat kabar meninggalnya Jan dari rekan kerjanya,” kata Simpen (62), orang tua Jan, ketika ditemui di rumah duka.

Kabar dari seberang yang diterima Simpen mengatakan, Jan meninggal saat sedang bekerja. Jan tiba-tiba jatuh setelah sebelumnya mengeluhkan nyeri di bagian dada. Jan mendadak pucat, lalu ambruk. Oleh rekannya korban dilarikan ke pusat medis, namun belum sampai rumah sakit sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Simpen mengungkapkan, Jan Rasmono bekerja dengan sistem kontrak selama tiga tahun di Taiwan. Namun pihak perusahaan kembali memperpanjang lagi kontrak kerja Jan selama tiga tahun.

Padahal rencananya, Jan akan mendapat cuti dan pulang ke kampung halaman pada Juli 2019.
“Almarhum sudah tanda tangan kontrak perpanjangan kerja, tapi takdir berkata lain,” kata Simpen dengan suara tercekat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Purwanto membenarkan bahwa ada TKI asal Jombang meninggal di Taiwan. Mengenai penyebab, sejauh ini pihak dinas baru mendapat informasi bahwa sebelum meninggal, korban diduga sakit mendadak dan jatuh pingsan di tempat kerja.

“Kami langsung mengirimkan Satgas untuk mendampingi pihak keluarga menjemput jenazah almarhum di Bandara Juanda Surabaya. Jenazah Jan Rasmono kemudian diantar ke rumah duka menggunakan ambulans yang sudah disiapkan oleh dinas,” ujar Purwanto. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar