Peristiwa

Tinggalkan Wasiat, Pemuda Ini Ditemukan Tewas di Kali Lamong

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas mengambang di Kali Lamong, tepatnya di Dusun Geneng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Diketahui, korban merupakan warga Lamongan.

Kepastian identitas korban diketahui setelah warga menepikan jenazah yang tak mengenakan pakaian tersebut dari  Kali Lamong. Korban atas nama Harianto (26) warga Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Dawarblandong AKP Supriadi mengatakan, korban pertama kali ditemukan sejumlah warga yang beraktifitas di pinggir sungai. “Setelah berhasil ditepikan, diketahui identitas mayat laki-laki tersebut bernama Harianto (26) warga Lamongan,” ungkapnya, Kamis (14/3/2019).

Dari keterangan ibu korban, Parmi (55), lanjut Kapolsek, Harianto sejak tiga hari tidak pulang. Korban yang mempunyai riwayat penyakit epilepsi tersebut sering bermain di Kali Lamong. Diduga korban hendak mandi, sakit yang diderita kambuh sehingga terpeleset.

“Menurut keterangan ibunya, Harianto memang jarang pulang. Terakhir, dia tak pulang hingga tiga hari. Dia juga punya riwayat sakit epilepsi, kemungkinan saat hendak mandi di Kali Lamong penyakitnya kambuh lalu terpeleset dan tenggelam. Di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Pasca ditemukan korban tewas di Sungai Lamong, beredar sebuah pesan melalui Whatsapp (WA) yang diduga dari korban. Pesan tersebut berbunyi ‘Mak, dene aku jalok sepeda ora sampean tukokno, aku wes jalok mati! Mak. Selamat tinggal! Tak doakan wes ayem/bahagia karo pak‘, namun sebagian tulisan tak terbaca jelas.

“Saya tidak tahu menahu soal wasiat itu berasal dari mana. Namun ibu korban mengaku kalau korban memang sempat meminta sepeda motor sebelum tidak pulang tiga hari dan akhirnya ditemukan tewas mengambang di Kali Lamong,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar