Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tinggalkan Rumah, Pria Ini Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jati

Petugas Kepolisian usai mengevakuasi korban asal Desa Jejel yang meninggal gantung diri.

Lamongan (beritajatim.com) – Setelah semalam keluar rumah, Kasiman (52), warga asal Desa Jejel Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan ditemukan tewas gantung diri di pohon jati, Kamis (7/10/2021).

Jasad Kasiman yang sudah tidak bernyawa tersebut ditemukan dengan posisi menggantung oleh saksi bernama Sudirno (45) di lahan tanaman jati milik Trisno, yang juga merupakan warga setempat.

Pada hari sebelumnya, korban diketahui telah meninggalkan rumahnya, lalu Sudirno yang masih merupakan keluarga korban ini berusaha mencari keberadaan korban, pada sekitar pukul 04.00 WIB,

Setelah mencari ke sejumlah tempat dan tak kunjung menemukan korban, Sudirno lalu melanjutkan pencariannya ke sawah yang berada di sebelah barat rumah korban. Alhasil, Sudirno kaget saat mendapati korban telah gantung diri di pohon jati dengan menggunakan tali warna biru yang diikatkan ke lehernya.

“Saat saya menemukan korban, ia sudah meninggal dengan posisi tergantung di pohon jati,” tandas Sudirno saat dikonfirmasi.

Meski saksi Sudirno telah mendapati korban, namun ia mengaku tidak berani untuk langsung mengevakuasi korban. Dengan keadaan panik, Sudirno kemudian segera melaporkannya ke perangkat desa. Tanpa berfikir panjang, sejumlah perangkat desa itupun melanjutkan laporannya ke Polsek Ngimbang.

Usai menerima laporan atas kejadian tersebut, Kapolsek Ngimbang AKP Sampun dengan didampingi 5 anggotanya bersama petugas dari Koramil, Kepala Desa, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngimbang langsung bergegas menuju lokasi guna mengevakuasi korban yang gantung diri.

“Setelah petugas berhasil mengevakuasi korban, tidak ditemukan luka dan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Ngimbang, AKP Sampun.

Lebih jauh, AKP Sampun menambahkan, bahwa saat dievakuasi, korban masih mengenakan baju motif kotak-kotak warna hijau dan celana pendek warna biru. Lalu berdasarkan keterangan yang diserap dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban memiliki riwayat sakit gangguan jiwa.

“Keluarga mengikhlaskan kematian korban, dan mengaku keberatan untuk dilakukan autopsi dengan menyertakan surat pernyataan bermaterai,” pungkas AKP Sampun. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar