Peristiwa

Tim SAR Cari Warga Ngawi yang Tenggelam di Bengawan Solo

Tim Search and Rescue Unit bergerak melakukan penyisiran mencari korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo wilayah kecamatan Kedunggalar, kabupaten Ngawi, pada Kamis (15/8/2019). (Istimewa).

Surabaya(beritajatim.com) – Empat SRU (Search and Rescue Unit) bergerak melakukan penyisiran di Bengawan Solo yang masuk di wilayah Kecamatan Kedunggalar, kabupaten Ngawi, pada Kamis (15/8/2019).

Empat SRU ini berupaya mencari Abi Yaksa (15) yang tenggelam saat mandi di Bengawan Solo, Rabu (14/8/2019).

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Brian Gautama kepada beritajatim.com mengatakan, empat SRU yang dikerahkan tim SAR gabungan ini terdiri dari dua SRU air yang melakukan penyisiran di sungai.

“Dua SRU darat yang melakukan penyisiran melalui kanan-kiri bantaran sungai. Jadi ada dua lini pencarian dan penyisiran,” jelasnya.

Brian melanjutkan, SRU air yang pertama bergerak melakukan penyisiran sungai dimulai dari lokasi tenggelamnya korban, yaitu di sekitar koordinat 7° 22′ 34.95” S – 111° 21′ 7.6″ E, hingga sejauh sekitar lima kilometer mengikuti aliran sungai.

Selama penyisiran di sungai dengan menggunakan perahu karet, SRU air melakukan manuver perahu di beberapa lokasi yang dicurigai terdapat korban di dalam air.

“Karenanya, gelombang air yang tercipta dari manuver perahu ini dimaksudkan agar korban yang diduga berada di dasar sungai, dapat terangkat ke permukaan,” lanjutnya.

Dalam melakukan penyisiran di sungai, SRU air yang kedua juga melakukan penyisiran dengan metode yang sama seperti tersebut di atas. Pengamatan dilakukan di sisi kanan dan kiri sungai selama penyisiran sejauh lima kilometer berlangsung.

“Upaya pencarian Abi tidak hanya dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet, namun juga pemantauan melalui jalur darat, di kanan dan kiri bantaran Bengawan Solo dengan mengerahkan dua SRU,” ungkap Brian.

Selama melaksanakan pemantauan, SRU darat juga menyebarluaskan informasi tentang tenggelamnya Abi kepada warga yang beraktifitas di sekitar sungai.

Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencarian, sebab jika nantinya ada warga yang melihat keberadaan korban, maka diharapkan agar mereka segera melapor ke petugas.

Upaya pencarian keberadaan salah satu warga dusun Klompok RT 01 RW 06, desa Bangunrejo Kidul, Ngawi ini melibatkan unsur SAR gabungan dari tim Pos SAR Trenggalek, Koramil dan Polsek Kedunggalar, BPBD Ngawi, SAR MTA, SAR Sikatan serta GMR.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar