Peristiwa

Tim Labfor Polda Jatim Bawa Abu Sisa Kebakaran Toko Anda Fashion Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur turun ke lokasi kebakaran toko baju Anda Fashion di Jalan Letkol Sumarjo, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Abu sisa kebakaran diamankan Tim Labfor Polda Jawa Timur untuk dilakukan penyelidikan.

Ada empat orang dari Labfor Polda Jawa Timur didampingi Inavis Satreskrim Polresta Mojokerto. Mereka terlihat masuk ke dalam toko dan mencari barang bukti yang bisa mengungkapkan penyebab terbakarnya toko baju berlantai I beserta rumah berlantai III tersebut.

Sekitar satu jam, Tim Labfor Polda Jawa Timur berada di lokasi diduga asal muka titik api hingga membakar seluruh isi bangunan toko dan rumah milik Bambang tersebut. Dari barang bukti di lokasi kebakaran, diharapkan bisa mencari tahu penyebab kebakaran.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi mengatakan, pihaknya menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan di back-up Tim Labfor Polda Jawa Timur. “Ada beberapa sampel yang diduga titik api, yakni abu arang diambil Tim Labfor untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya, Selasa (23/6/2020).

Petugas melakukan pembasahan di toko baju Anda Fashion di Jalan Letkol Sumarjo, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]
Masih kata Kasat, untuk sementara barang bukti yang diamankan dari lokasi kebakaran adalah abu sisa kebakaran. Abu tersebut diambil di toko bagian depan sebelah kiri yang diduga muncul munculnya titik api sehingga membakar bangunan toko dan rumah pada, Minggu (21/6/2020) sini hari lalu.

“Penyebab kebakaran masih belum bisa disimpulkan karena kami harus menuju uji Labfor terkait barang bukti yang sudah dibawa Tim Labfor Polda Jawa Timur. Belum bisa menentukan (ada unsur pembakaran, red). Biar Tim Labfor bekerja untuk memaksimalkan hasil olah TKP hari ini. Untuk sanksi, ada enam orang yang kita mintai keterangan termasuk pemilik,” jelasnya.

Terkait apakah ada asuransi untuk bangunan toko dan rumah korban? Kasat menjelaskan, jika tidak diasuransikan oleh korban. Kerugian yang dialami korban akibat kebakaran bangunan dengan luas 8 meter x 25 meter tersebut diperkirakan sampai Rp6 milyar. Ada lima orang dalam rumah saat kebakaran terjadi.

“Posisi toko tutup tanpa penjaga, di rumah bagian belakang tanpa sekat antara bangunan toko dan rumah ada enam orang. Korban bersama anaknya serta tiga pegawai, semuanya ada di rumah di bagian belakang. Kebakaran ini diketahui salah satu saksi, yakni pegawai yang mengendus bau asap sangit masuk ke kamar sekitar jam 1.30 dan memanggil anak korban,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar