Peristiwa

Tim Basarnas Lakukan Pencarian Dua Nelayan Hilang di Perairan Giligenting

Tim SAR Nasional melakukan pencarian nelayan hilang di Pulau Giligenting

Sumenep (beritajatim.com) – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, ikut melakukan pencarian terhadap dua nelayan hilang di Perairan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

“Tim Basarnas melakukan pencarian dua nelayan hilang itu dengan menggunakan KM Widura 225,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd Rahman Riyadi, Rabu (23/01/2019).

Ia menjelaskan, tim Basarnas berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan langsung melakukan pencarian. Namun pencarian itu juga mempertimbangkan cuaca laut di wilayah Sumenep.

“Kalau kondisi cuaca laut buruk, maka KM Widura 225 itu akan merapat lebih dulu di Pelabuhan Kalianget,” terang Rahman.

Dua nelayan asal Desa Gedugan, Kecamatan/ Pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep, yakni Buhasim (58), dan P. Dihasan (56), dikabarkan hilang di perairan sebelah Tenggara Desa setempat.

Dua nelayan itu berangkat memancing ikan dari Pelabuhan Dusun Lombi, Desa Gedugan, pada Selasa (22/01/2019). Berdasarkan informasi masyarakat, Buhasim sempat menghubungi anaknya yang berada di Jakarta, menyampaikan bahwa perahu miliknya bocor dan tenggelam.

Setelah itu, Buhasim mengaku sudah ditolong oleh Pak Dihasan dengan menumpang perahunya. Posisi terakhir mereka di sebelah timur Pulau Gililabak. Tetapi sesaat kemudian, mereka berdua sudah hilang kontak.

“Sampai saat ini pencarian terhadap dua nelayan itu masih dilakukan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca laut,” ucap Rahman. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar