Peristiwa

Tiket Mahal ke Ranu Pani Lumajang Jadi Perhatian Wagub Jatim

Thoriqul Haq

Lumajang (beritajatim.com) – Pemberlakukan tiket oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang dinilai terlalu mahal saat hendak ke Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro menjadi perhatian wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pada wartawan di lobi Pemkab. “Pak Emil Perhatian sekali terhadap keluhan tiket ke Ranu Pani,” kata Cak Thoriq sapaan akrab orang nomer satu di Lumajang pada wartawan, Jum’at (3/1/2020).

Masih kata dia, perhatian Emil Dardak disampaikan melalui pesan singkat ke Kepala Bakorwil V Jember, Tjahjo. Kemudin disampaikan ke dirinya untuk segera ditindak lanjuti.

“Karena jadi perhatian Wagub, saya harus segera berkomunikasi dengan TNBTS selalu  pemangku wilayah,” paparnya.

Ramainya keluhan terhadap tiket masuk ke desa Ranu Pani di pintu masuk hutan Bromo Tengger semeru disampaikan di media sosial. Pasalnya, tiketnya dinilai sangat mahal mencapai Rp 34 ribu per-kepala.

“Saya sudah menyampaikan ke TNBTS, tapi masih ada keluhan soal pemberlakuan tiket,” paparnya.

Pintu masuk ke desa Ranu Pani Kecamatan Senduro Lumajang memang melalui kawasan hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru(TNBTS). Pemberlakukan tiket sudah sesuai PP No. 12 tahun 2012 tentang pengelolaan TNBTS. (har/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar