Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tidak Ada Polisi Saat Warga Sweeping Komunitas Motor di Cemoro Sewu Magetan

Tangkapan layar video yang viral di media sosial pedagang yang kejar dan hadang pemotor dengan kenalpot brong di Jalan Tembus Cemoro Sewu Sarangan, masuk Dusun Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Minggu (14/11/2021)

Magetan (beritajatim.com) – Vidio warga amuk komunitas motor yang geber-geber knalpot dijalur wisata cemorosewu Magetan Jawa Timur viral di media sosial. Warga yang marah pukuli pemotor menggunakan tongkat dan pipa paralon.

Nampak dalam vidio puluhan warga membawa tongkat dan pipa paralon mengejar komunitas motor mulai dari Cemorosewu Masuk Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan hingga di pintu perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah masuk Cemorokandang Kabupaten Karanganyar.

Warga marah setelah komunitas motor itu geber-geber knalpot sejak pagi hingga sore. Selain membuat berisik pedagang juga pengunjung yang datang di sepanjang jalur wisata tersebut.

Terlihat warga menghadang komunitas motor yang datang kembali mencoba masuk ke Cemorosewu dari Cemorokandang. Salah seorang anggota komunitas motor langsung dipukul warga hingga terjatuh di jalan.

Mereka anggota komunitas yang panik langsung kabur menyelamatkan diri. Saat kejadian tidak ada petugas yang patroli disepanjang jalur wisata tersebut. Aksi geber-geber knalpot oleh komunitas motor tidak hanya sekali dilakukan hampir setiap hari libur minggu.

‘’Dari Jawa Timur tidak ada patrol himbauan saya mohon pak polisi hari Minggu patrol kesini agar tidak ada kejadian lagi. Tiap minggu ada aksi bleyer-bleyer,’’ kata Narjo, warga setempat.

Bahkan anggota komunitas itu sebagian perempuan. Banyak yang mendukung aksi warga setempat karena pemotor dianggap mengganggu. Namun ada pula yang menyayangkan aksi warga karena dinilai main hakim sendiri. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar