Peristiwa

Tiang Fiber Optic Roboh, 1 Pekerja Meninggal, 5 Luka-luka

Tuban (beritajatim.com) – Kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan lima pekerja lainnya mengalami luka-luka terjadi di proyek pemasangan tiang Fiber Optic yang ada di Dusun Pereng, Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (1/3/2019).

Pekerja yang meregang nyawa dan yang mengalami luka-luka dalam kejadian itu akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat tiang fiber roboh. Bahkan, dalam kejadian itu, korban yang merupakan para pekerja itu sempat terpental hingga beberapa meter.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kecelakaan berawal saat para pekerja akan mendirikan tiang fiber optic. Sebanyak enam korban itu sedang berusaha untuk memasang tiang Fiber Optic yang terbuat dari besi.

“Mereka berusaha untuk memasang tiang fiber optic berbahan besi,” terang AKP Mustijat Priyambodo, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Sebelum mendirikan tiang fiber optic itu, sejumlah pekerja telah membuat lubang untuk tiang. Namun, ketika sudah ditancapkan di lubang ternyata tiang fiber itu justru oleng dan tumbang.

“Tiang yang akan ditancapkan di lubang tiba-tiba oleng ke arah selatan. Kemudian mengenai kabel listrik bertegangan tinggi,” tambah Kasat Reskrim yang langsung turun ke lokasi kecelakaan kerja itu.

Selanjutnya, setelah tiang Fiber Optic dengan panjang sekitar 6 meter itu menempel pada kabel listrik membuat para pekerja langsung tersengat arus listrik. Bahkan mereka yang sedang bekerja mendirikan tower langsung terpental dan mengakibatkan mereka luka-luka.

“Satu korban meninggal dunia di rumah sakit, satu korban mengalami luka berat. Dan empat korban lainnya mengalami luka ringan,” papar AKP Mustijat.

Adapun untuk korban meninggal dunia dalam kejadian itu adalah Heri (26), pekerja asal Desa Pancing, Kecamatan Parengan Tuban. Kemudian korban luka berat adalah Kardiman (23), warga Desa Seluman, Kecamatan Parengan, Tuban.

Sedangkan, empat korban lainya adalah Sutono (30), Sukidin (45), keduanya pekerja asal Desa Pancing, Kecamatan Parengan. Kemudian Daryono Widodo (37), asal Desa Parimanan Barat, Kecamatan Gempol, Cirebon, Jawa Barat dan Suyuti (35), asal Desa Seluman, Kecamatan Parengan, Tuban. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar