Peristiwa

Santunan Nasional

Thoriqoh Shiddiqiyyah Bagikan Rp 4 Miliar untuk Fakir Miskin dan Anak Yatim

Jombang (beritajatim.com) – Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah se-Indonesia dan perwakilan luar negeri, serentak di 24 Propinsi dan 141 Kabupaten/Kota serta perwakilan luar negeri menggelar Santunan Nasional, Selasa (3/11/2020).

Acara yang bertempat di Pesantren Majmaal Bahrian Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Pusat Losplos Jomja Iraja Losari Ploso Jombang Jawa Timur ini dalam rangka mensyukuri Maulid Nabi Muhammad SAW.

Doa bersama Santunan Nasional seluruh Indonesia dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syech Muchtatulloh Al-Mujtaba Kyai Muhammad Mu’thi secara virtual. Diperkirakan sekitar 20- 30 ribu fakir miskin dan anak yatim se Indonesia akan menerima santunan. Dana Santunan Nasional yang diberikan sekitar Rp 4 miliar.

Humas Panitia Santunan Nasional Pusat Ir. Edi Setiawan, SE,MSi mengatakan, santunan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mendoakan Indonesia.

“Ini sudah yang ke 16, dalam Santunan Nasional ini kita mendoakan bangsa dan negara Indonesia supaya selamat dari bermacam-macam cobaan apapun, termasuk corona ini. Kedua supaya bangsa dan NKRI menjadi pusat perdamian dunia,” ujar Edi Setiawan.

Menurut Edi, justru dalam pendemi covid seperti ini Santunan Nasional ini menjadi lebih penting. “Anggaran yang terkumpul sekitar Rp 4 miliar. Dana tersebut disantukan kepada
20-30 ribu fakir miskin dan anak yatim se-Indonesia,” ujarnya.

Ketua Umum Dhilaal Berkat Rahmat Allah Shiddiqiyyah Shofwatul Ummah menambahkan, pihaknya mengucap syukur atas terselenggaranya Santunan Nasional di tengah pandemi. “Alhamdulillah Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa warga Shiddiqiyyah dibawah bimbingan Mursyid Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch Muchtar Mu’thi tetap bisa lestasi menyelenggarakan Santunan Nasional,” ujar Nyai Shof, panggilan akrab Shofwatul Ummah.

“Tahun ini santunan kita laksanakan di tengah pandemi corona. Semua warga Shiddiqiyyah se-Indonesia dan perwakilan luar negeri melaksanakan, tentu dengan mematuhi aturan pemerintah protokal kesehatan,” paparnya.

Bendahara Santunan Nasional, Nurhadi menambahkan, data satunan setiap tahunnya terus meningkat. Hal ini sekaligus menunjukkan kesadaran warga Shiddiqiyyah dalam mensyukuri Maulidin Nabi dan Hari Ulang Tahun Dhibra Shiddiqiyyah juga semakin meningkat.

“Pertama kali diselenggarakan pada 2006 yang disantuni 6.517 orang dengan nilai sekitar Rp 530 juta. Dan tahun lalu 2019 pada Santunan Nasional ke-15 yang disantuni kurang lebih 24.291 dengan nilai sebesar Rp 3,7 miliar lebih,” pungkas Nurhadi. [suf/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar